Warga Pamekasan, Madura Ditabrak Kereta Api, Luka di Bagian Kepala, Tewas Mengenaskan

  • Bagikan
TANPA IDENTITAS: Petugas Polsek Kalitidu sedang menunggu proses identifikasi korban yang dilakukan petugas medis RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, Bojonegoro.

INDOSatu.co – BOJONEGORO – Eko Wahyu Haryanto ditemukan tewas tergeletak di pinggir jalur rel kereta api (KA) di Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro tepat di belakang Hotel Layung, Senin (3/4).

Diduga, lelaki tersebut tersambar kereta api yang melaju dari arah Surabaya pada pukul 20.23 WIB. Begitu mendapat laporan, petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Kalitidu mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan dengan posisi tergeletak di sebelah selatan rel KA dan luka di bagian sebelah kiri kepala.

Baca juga :   Hadapi Pilkada 2024, Bupati Yuhronur Minta PPK Kawal-Layani Hak Konstitusional Warga

Saat itu juga, Petugas Polsek Kalitidu menghubungi kepala desa setempat di sekitar TKP, yaitu Kepala Desa Panjunan dan Kepala Desa Mayanggeneng, namun tidak ada yang mengenal identitas korban tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Kalitidu, AKP Harjo melalui Marfianto, petugas Polsek Kalitidu dikonfirmasi INDOSatu.co membenarkan adanya adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, korban yang tidak membawa identitas itu telah dibawa ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Tetapi, setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan seluruh jajaran, akhirnya ditemukan identitas korban.

Baca juga :   Anggaran Rp 24,3 Miliar Muspro, Banjir Masih Genangi Bojonegoro

“Korban di bawa ke RSUD Bojonegoro guna pemeriksaan lebih lanjut.” terang Marfianto.

Korban kecelakaan Kereta Api tersebut memiliki ciri ciri dengan tinggi badan 165 cm dengan berat badan sekitar 70 kg, dengan rambut pendek lurus warna hitam, kulit sawo matang, memakai kaos berkerah warna hitam, dan memakai celana panjang kempol warna hitam. (*)

Baca juga :   Jelang Nataru, DPRD Tuban Minta Pemkab Tekan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *