Urai Kemacetan, Bupati Yuhronur Lakukan Simulasi Penggunaan JLU

  • Bagikan
SEGERA DIFUNGSIKAN: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (kiri) menerima penjelasan saat melakukan simulasi penggunaan Jalan Lingkar Utara (JLU), Kamis (26/3) pagi.

INDOSatu.co – LAMONGAN – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melakukan simulasi penggunaan Jalan Lingkar Utara (JLU), Kamis (26/3) pagi. Simulasi itu bertujuan untuk menanggapi beberapa kendala dari JLU. Sebab, dalam waktu dekat, JLU akan dibuka untuk umum, sebagai upaya mengurai kemacetan jelang arus mudik lebaran.

“Jalan (JLU, Red) ini akan dibuka untuk membantu kelancaran arus mudik lebaran tahun ini. Karena biasanya, kemacetan kerap terjadi di sepanjang jalan nasional, mulai dari Jalan Jaksa Agung Suprapto-Jalan Panglima Sudirman. Simulasi ini dilakukan untuk mengatasi kendala yang masih ada di JLU,” tutur Pak Yes, sapaan akrabnya.

Baca juga :   Tandai Milad Kedua YGQD Lamongan, 46 Peserta Bersaing di MTQ Difabel Tingkat Jawa

 

Diterangkan orang nomor satu di Kota Soto, pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan secara konstruksi sudah selesai. Hanya saja, sarana dan prasarana belum terpasang, seperti rambu lalu lintas dan traffic light.

“Pagi ini pukul 07.30-09.00 WIB dan sore pukul 15.00-17.00 WIB, kami lakukan simulasi pada jalur barat ke timur. Sebagai bagian dari kesiapan pengamanan jalur dan sosialisasi bagi masyarakat. Anggota pengamanan akan bersiap selama 2 jam pada 3 titik crossing dengan masyarakat pengguna JLU,” terang Pak Yes.

Baca juga :   Puncak Dies Natalis ke-21 FT Unisla, Dihibur Tri Suaka-Nabila Maharani, Dipungkasi Expo UMKM

Setelah simulasi hari ini, JLU akan ditutup kembali dan akan dipergunakan secara insidentil. Apabila terjadi kepadatan pada arus lalu lintas di jalur tengah, akan memanfaatkan JLU untuk mengurai kepadatan

Pak Yes optimistis, bahwa hadirnya JLU sepanjang 7,7 kilometer, yang terbagi menjadi dua bagian (bagian pertama panjang jalan 3,25 kilometer dan panjang jembatan 45 meter. Kemudian bagian 2 panjang jalan 4,452 kilometer dan panjang jembatan 90 meter, tidak hanya memperlancar arus lalu lintas. Melainkan juga menumbuhkan ekonomi Lamongan.

Baca juga :   KPK Bakal ke Bojonegoro, Simak Agendanya....

Rencana kedepan, akan dibangun kawasan komersil seperti pasar ikan, rest area, pergudangan, perumahan yang ramah lingkungan.

Ditambahkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan Dianto, pengguna JLU diharuskan berhati-hati. Sebab, ada beberapa titik yang menjadi atensi kehati-hatain. Masyarakat pengguna jalur utara dan selatan, begitu timur kebarat akan menemui crossing.

”Pada simulasi nanti, tim yang kami kerahkan akan memberikan edukasi juga bagi pengguna jalan. Dan meski jalan mulus, tetap harus mengatur kecepatan karena ada crossing,” tambahnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *