Titik Penurunan Muka Tanah di DKI Berkurang, Anies: Pemprov Subsidi Air Bersih

  • Bagikan
PEDULI WARGA: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, tinjau pipanisasi PAM Jaya. Saat ini warga sudah tidak mengambil air bawah tanah setelah Pemprov mensubsidi air bersih.

INDOSatu.co – JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan bahwa jumlah titik penurunan muka tanah di DKI Jakarta dalam beberapa tahun terakhir mengalami pengurangan. JIka seblumnya sebanyak 20 titik, saat ini penurunan muka tanah hanya terjadi di lima titik.

“Jadi, dalam beberapa tahun terakhir ini, permukaan tanah yang dulunya ada lebih dari 20 titik, sekarang hanya menjadi lima titik,” kata Anies dalam diskusi Balkoters Talk dengan tema ‘Pelayanan Merata Air Minum Jakarta’ yang digelar secara virtual, Rabu (1/9).

Baca juga :   Bupati Lamongan Raih Penghargaan Ibangga 2023 dari Gubernur Jatim

Hal itu terjadi, jelas Anies, dikarenakan kegiatan pengambilan air tanah yang berkurang akibat pengalihan ke pipanisasi air bersih di Jakarta serta distribusi air dengan menggunakan kios air bersih dan mobil air bersih di Jakarta. “Ini menunjukkan kegiatan pengambilan air tanah berkurang, karena sudah ada pasokan air dari tempat lain melalui program dari PAM Jaya tersebut,” kata Anies.

Baca juga :   Penuhi Panggilan KPK, Anies: Semoga Kasus Munjul Terang Benderang

Semakin banyaknya masyarakat yang beralih dari penggunaan air tanah, kata Anies, tidak lepas dari adanya subsidi yang diberikan Pemprov DKI Jakarta. Dengan pemberian subsidi juga, Anies menyebut akan menekan biaya rumah tangga di mana tidak semua orang di Jakarta mampu memenuhi hak dasarnya dalam mendapatkan air bersih.

Padahal sebenarnya, untuk nilai perolehan hak sebuah air itu sama. Hal ini disebabkan karena kemampuan ekonomi warga yang tidak merata.

Baca juga :   Ketua MPR Bamsoet Buka 'Jakarta Auto Classic Meet Up 2023' di Lapangan Banteng

“Biaya hidup rumah tangga turun. Mereka tidak harus mengeluarkan uang ekstra untuk air bersih yang menjadi kebutuhan dasar,” ucap Anies menambahkan. (ad/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *