Tercipta Investasi Hijau, Pj. Bupati Adriyanto: Upaya Jaga Lingkungan dan Sejahterakan Warga

  • Bagikan
PUKUL KENTONGAN: Pj. Bupati Bojonegoro Adriyanto me-launching Gerakan Suka Menanam yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro,yang digelar di Pendopo Desa Gayam, Kecamatan Gayam, pada Rabu (20/12).

INDOSatu.co – BOJONEGORO – Upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui upaya mereduksi emisi karbon, Pj. Bupati Bojonegoro me-launching Gerakan Suka Menanam yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (20/12).

Di Pendopo Balai Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Pj. Bupati Bojonegoro Adriyanto dalam pengantar sambutannya menyampaikan bahwa, dengan gerakan suka menanam, dapat menampakkan terciptanya investasi hijau yang berdampak, baik terhadap kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Adriyanto juga menjelaskan, dengan terbentuknya lingkungan yang sehat, akan tercapai juga kreativitas dalam sektor perekonomian, masyarakat yang sehat, dan perekonomian sekitar area pekerjaan migas berjalan baik.

Baca juga :   Soal Silpa Bojonegoro yang Besar, Bupati Anna Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Dasar

“Upaya bersama kita adalah untuk menjaga lingkungan sehat, mewariskan bumi yang sehat untuk anak cucu dan generasi penerus,” jelas Adriyanto.

Adriyanto mengungkapkan, program penanaman pohon di wilayah Kabupaten Bojonegoro tahun 2018-2022 mencapai 591.354 pohon. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan sebagai salah satu upaya penurunan angka emisi gas rumah kaca.

Pada kegiatan saat ini, kata Adriyanto, tercatat total 4.450 pohon yang diperoleh dari stakeholder terkait dan nantinya 864 pohon dengan jenis Pohon Tabebuya, Pohon Gayam dan Pohon Trembesi akan di tanam di 7 desa. Diantaranya Desa Mojodelik, Desa Bonorejo, Beged, Sumengko, , Katur, Ringintunggal, dan Desa Gayam. Semua desa tersebut berada di Kecamatan Kalitidu dan Gayam.

Baca juga :   Berbekal Sirkel, Bupati Yuhronur Apresiasi Dinas PU Bina Marga Lamongan

Sebagai Pj. Bupati Bojonegoro, Adriyanto menyambut baik adanya isu Perdagangan Karbon dunia, dimana Indonesia turut aktif mendukung target pengurangan 29 persen-41 persen karbon dunia. Kabupaten Bojonegoro yang luas hutannya mencapai 40 persen, diharapkan bisa turut serta mendukung program pemerintah pusat tersebut.

“Kami menyambut baik, upaya pengurangan karbon dunia. Harapannya, kita dapat rencanakan menyusun program sesuai interuksi presiden. Dengan begitu, dapat kita peroleh manfaat lainnya di sektor pendapatan daerah.” jelas pria asli Palembang, Sumatera Selatan ini.

Baca juga :   Jembatan Gantung Sidodadi Ambrol, Warga Sambat karena Sulit Akses Jalan

Dalam acara tersebut, selain dihadiri Pj. Bupati Bojonegoro, Forkopimda Bojonegoro, juga para staf ahli, Kepala Dinas DLH, dan kepala dinas terkait serta camat se-Kabupaten Bojonegoro. Hadir pula dari kepala desa setempat dan stakeholder lainnyaBUMD, BPD Jatim, Operator Migas. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *