INDOSatu.co – JAKARTA – Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto mematok harga pas. Dia merespon santai hasil simulasi sejumlah lembaga survei yang menjadikan dirinya sebagai cawapres. Padahal, mantan Danjen Kopassus itu menegaskan bahwa fokus Gerindra ialah capres.
Diakui Prabowo bahwa, Gerindra telah mendirikan Badan Pemenangan Presiden, bukan Wapres. Karena itu, dia tidak terlalu memikirkan hasil simulasi berbagai hasil lembaga survei dirinya dipasang menjadi cawapres.
“Sudah jelas kan ini Badan Pemenangan Presiden, bukan Badan Pemenangan Wakil Presiden,” kata Prabowo kepada wartawan di Jalan S. Parman, Jakarta Barat, Sabtu (7/1).
Prabowo menyebut survei tak mewakili rakyat. Sehingga, ia menyerahkan pilihan kepada masyarakat.
“Biar rakyat yang menentukan, ya, bukan lembaga survei. Jadi, lembaga survei tidak mewakili rakyat, lembaga survei, kan, bisa dibayar,” tuturnya.
Terkait cawapres pendampingnya di 2024, Menteri Pertahanan itu mengatakan proses politik masih berjalan. Ia menuturkan cawapres akan ditentukan bersama PKB.
“Saya secara proses politik akan ditetapkan pada saatnya, kita koalisi dengan PKB, jadi nanti kita akan ambil keputusan bersama dengan PKB,” tuturnya.
“Jadi, koalisi kita nanti saya yakin akan mencari keputusan yang terbaik untuk rakyat,” imbuh Prabowo.
Prabowo juga mengungkapkan bahwa, pertemuan dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar masih sering dilakukan.
“Sering lah. Kita sering pertemuan antara pimpinan. Banyak hal yang dibicarakan, termasuk nanti yang kita akan kerjakan,” pungkas Prabowo. (*)