Tanam Kelapa Genjah di World Coconut, Fadel: Berpotensi Tarik Investasi-Destinasi Wisata

  • Bagikan
PEDULI GORONTALO: Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad (dua dari kanan) saat menghadiri pencanangan secara resmi Taman Kelapa Dunia, di Desa Huyula, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Ahad (24/9).

INDOSatu.co – GORONTALO – Wakil Ketua MPR RI Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad menghadiri Pencanangan secara resmi Taman Kelapa Dunia, di Desa Huyula, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Ahad (24/9).

Pencanangan Taman Kelapa Dunia sekaligus penandatanganan prasasti Monumen Kelapa yang dilakukan oleh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dan Executive Director International Coconut Community (ICC) Jelfina C. Alouw ini merupakan salah satu dari rangkaian agenda utama event World Coconut Day (WCD) 2023 yang digelar sejak tanggal 21 sampai 25 September 2023.

Pada kesempatan itu, didampingi istri tercinta Ibu Hana Hasanah Shahab, meninjau tempat persemaian bibit kelapa dan turut menanam bibit kelapa Genjah sebagai simbolisasi peresmian Taman Kelapa Dunia bersama Bupati Gorontalo dan Executive Director ICC, serta disaksikan seluruh peserta WCD 2023 dari 20 negara dan ratusan petani serta  masyarakat sekitar.

Baca juga :   Tak Ada Target Waktu, Yusril: Negara Sembunyikan Data Kematian

Dalam keterangannya, Pimpinan MPR dari Kelompok DPD RI Dapil Provinsi Gorontalo ini, mengungkapkan bahwa sebagai Pimpinan MPR, Fadel sangat menyambut baik kegiatan WCD 2023.  Apalagi, efeknya untuk meningkatkan produktivitas pertanian daerah.

“Dulu, semasa saya menjabat Gubernur Gorontalo, saya mencanangkan jagung sebagai komoditas unggulan Gorontalo dan itu berhasil.  Sekarang, Pak Bupati Nelson mengangkat kelapa sebagai komoditas unggulannya itu sangat baik,” kata alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Disampaikan Fadel Muhammad, bahwa produksi kelapa Gorontalo memang sangat melimpah. Namun, belum terkelola dengan baik.  Dengan adanya gerakan dari Bupati Nelson ini, diharapkan produksi kelapa meningkat dari sisi kualitas dan kuantitas.

Baca juga :   Ketua MPR dan Ilham Matangkan Museum Mobil Koleksi BJ Habibie di MOI TMII

“Terkait Taman Kelapa Dunia, menurut saya akan menjadi ikon baru di Kabupaten Gorontalo. Keberadaannya diharapkan menunjang produktivitas kelapa lokal sekaligus bisa menjadi destinasi wisata baru yang menarik wisatawan dalam dan mancanegara di masa depan, jika dikemas dan dikelola dengan baik serta profesional,” ujar Guru Besar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang ini.

Di sesi akhir, Fadel Muhammad, Bupati Nelson Pomalingo dan seluruh peserta WCD 2023, para tamu undangan dan masyarakat menyaksikan Lomba Panjat Kelapa Nusantara.

Sebelumnya, mantan Gubernur Provinsi Gorontalo dua periode ini diajak berkeliling mengunjungi beberapa sentra Industri Kecil Menengah (IKM). Antara lain, IKM Pulubala Kelapa Terpadu, di Kelurahan Pululaba, Kecamatan Kota Tengah, Kabupaten Gorontalo.

Baca juga :   Kuliah Umum di UNUGO, Fadel Muhammad: Jiwa Leadership dan Enterpreneurship Harus Terus Diasah

Di Lokasi tersebut, Fadel Muhammad menyaksikan proses pengelolaan mulai dari kelapa bulat sampai menjadi berbagai macam produksi seperti, minyak VCO, minyak kelapa sampai minyak goreng.  Bahkan disalah satu pabrik IKM, batok kelapa dijadikan arang briket untuk keperluan daerah, nasional dan ekspor ke berbagai negara seperti Arab Saudi.

“IKM ini mengakomodasi hasil banyak petani kelapa di sekitar.  Sekitar 5 ribu butir kelapa setiap hari didapat dari petani kelapa, untuk dijadikan berbagai produk turunan dari kelapa,” tandas tokoh nasional yang kembali mencalonkan sebagai anggota DPD RI dari Dapil Gotontalo dalam Pemilu 2024 mendatang itu. (adi/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *