Survei CSIS, PKS Bersaing Ketat dengan Golkar, Al Muzzammil: PKS Didukung Publik

  • Bagikan
DIRESPON PUBLIK: Ketua DPP PKS, Al Muzammil Yusuf, menyambut hasil survei CSIS dengan syukur. Dia menyatakan bahwa suara PKS yang hampir menyamai Golkar karena PKS konsisten dalam peran oposisi terhadap rezim.

INDOSatu.co – JAKARTA – Dalam survei terbaru Center for Strategic and International Studies (CSIS), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menunjukkan peningkatan suara yang signifikan, melesat melebihi PKB, NasDem, dan mendekati Golkar.

Ketua DPP PKS, Al Muzammil Yusuf, menyambut hasil tersebut dengan syukur, menyatakan bahwa PKS telah konsisten dalam peran oposisinya.

Al Muzammil Yusuf mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan elektabilitas PKS naik.

“Pertama, konsistensi PKS dalam menjalankan peran oposisi dan menyuarakan aspirasi rakyat. Kedua, suara lantang PKS di DPR dalam menolak berbagai kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat. Ketiga, dukungan PKS kepada Anies Baswedan yang semakin meningkat,” jelas Al Muzammil.

Baca juga :   Kantor Tempo Dikirimi Kepala Babi, KKJ Anggap Teror dan Lapor Polisi

Al Muzammil, yang juga Co-Captain Timnas AMIN ini menekankan jejak konsistensi PKS dalam mendukung Anies Baswedan sejak Pilgub Jakarta dan sejak awal Pencapresan Anies yang belum mendapat dukungan penuh.

“Suara dan sikap tegas PKS di DPR, terutama terkait penolakan RUU Omnibus Law, RUU IKN, dan RUU Kesehatan yang menghapuskan mandatory spending lima persen dari APBN.” jelas Al Muzammil kepada wartawan .

Baca juga :   Letakkan Batu Pertama Pembangunan STEB Islam Al-Rosyid, Sandi Berharap Lahirkan SDM Unggul

Al Muzammil menambahkan, sikap terbaru PKS di DPR juga tercermin dalam penolakan terhadap perubahan RUU Daerah Khusus Jakarta yang akan menunjuk Gubernur Jakarta oleh Presiden. Al Muzammil mengungkapkan, dugaannya bahwa sikap-sikap tersebut ditangkap oleh publik dan sebagian mereka tertarik untuk mendukung PKS.

Al Muzammil mengungkapkan harapannya untuk pemilu Februari 2024, juga berterima kasih atas doa dan dukungan publik.

“Alhamdulillah, semoga akan lebih baik pada Pemilu Feb 2024 nanti. Mohon doa dan dukungan publik,” ujar Al Muzammil.

Baca juga :   Kampanye di Cikarang, Anies Baswedan Fokus pada Pentingnya Ketersediaan Lapangan Kerja

Sebagai informasi, Dalam survei yang digelar CSIS pada 13-18 Desember 2023, Golkar (11,9%), PKS (11,8%), dan PKB (9,2%). Elektabilitas PDIP masih teratas dengan 16,4%. Menempel ketat di belakangnya, Partai Gerindra dengan 14,6%.

Dalam Pilpres 2024 mendatang, PKS, NasDem, PKB dan Partai Ummat adalah partai pengusung dan pendukung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN). Besar kemungkinan, jika pasangan AMIN memenangi Pilpres 2024, suara rakyat dan pemilih di Indonesia akan signifikan diberikan kepada keempat partai politik tersebut. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *