Soal Remaja di Lamongan yang Terjangkit Omicron, Taufik: Alhamdulillah Sudah Sembuh

  • Bagikan
LEBIH RINCI: Data Satgas Covid-19 Kabupaten Lamongan bisa diakses untuk umum agar masyarakat tahu perkembangan mutakhir terkait pasien Covid-19.

INDOSatu.co – LAMONGAN – Y, sebut saja nama remaja asal Lamongan yang terkonfirmasi Covid-19 varian Omicron dinyatakan telah sembuh setelah menjalani karantika di salah satu RS Lamongan. Kini, remaja perempuan tersebut juga telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah hasil PCR-nya dinyatakan negatif.

Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, Taufik Hidayat ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan kesembuhan remaja putri tersebut. Dia memastikan jika satu pasien Omicron di Lamongan itu sudah diperbolehkan untuk pulang dan dinyatakan sembuh. Bahkan, kondisinya juga sudah membaik.

Baca juga :   Optimalkan Layanan Publik, Lantik 37 Pejabat, Bupati: Pertahankan Predikat SAKIP

“Betul, sudah selesai karantina dan sudah dipulangkan dari rumah sakit. Hasilnya juga sudah negatif,” kata Taufik saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (26/1).

Taufik juga menyampaikan, bahwa orang-orang yang diduga mempunyai kontak erat dengan satu pasien tersebut juga sudah dilakukan tracing dan testing. Kurang lebih ada 40 orang yang mempunyai kontrak erat dengan pasien, lanjut Taufik, semuanya menunjukkan hasil yang negatif.

“Sudah sekitar 40 orang (tracing dan testing), yang kontak erat dengan pasien dilakukan pemeriksaan. Hasilnya negatif semua,” ungkap Taufik.

Baca juga :   Target Turunkan Stunting 13,5 Persen, Bupati Lamongan Didapuk Jadi Orang Tua Asuh

Terkait kasus varian Omicron, Taufik menyatakan bahwa, saat ini Satgas COVID-19 Kabupaten Lamongan tengah menunggu lagi 2 sampel yang sudah dikirimkan ke Surabaya untuk dilakukan uji laboratorium. Dan untuk hasilnya, lanjut Taufik, belum diketahui karena belum keluar.

“Untuk varian Omicron masih menunggu lagi ada 2 sampel yang dikirim ke Surabaya. Namun hasilnya belum keluar. Semoga yang dua sampel itu hasilnya juga negatif,” jelasnya.

Dari 2 sampel yang tengah dikirim ke Surabaya itu, ungkap Taufik, pasien tersebut dalam kondisi sehat dan tanpa gejala karena sudah menjalani vaksin. Keduanya, imbuh Taufik, juga tengah menjalani karantina dan sudah memasuki hari keempat.

Baca juga :   Bekali Jamaah Calon Haji, Pak Yes: Bisa Berangkat Tahun Ini, Perlu Disyukuri

“Semua sehat-sehat, tanpa gejala karena sudah vaksin dan masih karantina hari keempat,” paparnya.

Sementara, data di Dinkes Lamongan saat ini menunjukkan ada sebanyak 11 pasien aktif Covid-19 di Lamongan atau naik 5 pasien dari hari sebelumnya yang hanya 6 pasien aktif.

“Tetap waspada, tetap patuhi protokol kesehatan, khususnya pada lansia dan yang punya penyakit kronis serta yang belum divaksin,” imbaunya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *