INDOSatu.co – JAKARTA – Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengungkapkan belum bisa memastikan kehadiran Ketum Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin di acara peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jatim, pada Selasa (7/2).
Pernyataan Gus Jazil, sapaaan akrab Jazilul Fawaid merespon pertanyaan wartawan terkait potensi kehadiran Gus Muhaimin di acara Satu Abad NU tersebut.
“Saya malah belum tahu, ya,” ujar anggota Komisi III DPR RI itu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahad (5/2).
Guna memastikan kehadiran Gus Muhaimin itu, Gus Jazil perlu mengecek terlebih dahulu, apakah telah menerima undangan menghadiri acara seabad NU atau tidak.
“Jadi, saya sendiri belum belum cek beliau dapat undangan atau enggak. Tradisi selama ini, biasanya (Gus Muhaimin, Red) dapat undangan,” ucap Wakil Ketua MPR RI itu.
Meskki demikian, Gus Jazil mengataka beberapa politikus PKB tentu hadir, meski Gus Muhaimin belum bisa dipastikan akan mengikuti acara seabad NU di Sidoarjo itu. “Banyak. Pasti banyak lah,” katanya.
Sejak PBNU dinakhodai KH Yahya Cholil Staquf, hubungan antara PBNU dan PKB sedikit agak merenggang. Padahal, PKB adalah merupakan satu-satunya partai yang dilahirkan dari rahim PBNU. Kesaksian itu didapat dari KH Said Aqil Siradj. Kyai Said pun menggungkap kalau ada pihak-pihak yang berusaha memisahkan antara PBNU dan PKB.
”Berarti orang tersebut tidak tahu sejarah. Saya yang waktu diutus mewakili PBNU untuk merancang kelahiran PKB. Jadi, PKB itu anak kandung NU,” kata Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta itu.
Diberitakan, pelaksanaan Satu Abad (NU) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jatim, pada 7 Februari 2023 nanti. Berdasarkan lapora aparat keamanan, polisi akan mengerahkan 4.907 personel disiagakan menjaga kelancaran pelaksanaan kegiatan akbar tersebut. (*)