INDOSatu.co – YOGYAKARTA – Terus digempur sejak didaulat menjadi capres oleh Partai NasDem, Anies Baswedan selalu ditempatkan di posisi buncit oleh berbagai lembaga survei.
Termasuk saat berpasangan dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), posisinya tetap tak berubah. Berbagai lembaga survei seolah koor bersama menempatkan Anies dan Gus Imin (AMIN) selalu di nomor ekor.
Menghadapi hasil survei yang diduga abal-abal itu, Capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengaku justru makin optimis menatap Pilpres 2024, walau hasil survei Populi Center dan Charta Politika menempatkan saya dan Gus Imin di bawah dua pasangan lainnya alias paling buncit. Anies mengaku tidak risau dan pusing dengan hasil survei.
“Nggak apa-apa. Kita terus jalan. Hasil survei membuat kami terus bekerja. Kami akan terus mendekati semua elemen dan kami makin hari kami justru makin optimistis,” kata Anies ditemui di Grand Serela Yogyakarta, Jumat (10/11).
Cucu pahlawan nasional A.R. Baswedan mengaku optimistis membawa perubahan dari berbagai situasi atau fakta yang ia temui selama dirinya bersafari ke berbagai daerah. Salah satunya soal harga kebutuhan pokok yang menurutnya masih belum semuanya terjangkau oleh kalangan masyarakat.
“Kalau masyarakat berat dengan harga kebutuhan yang tidak terjangkau apakah mau diteruskan? Kalau tidak, maka kita perlu perubahan,” kata Anies.
Sebelumnya, dalam survei Populi Center mencatat, pasangan capres-cawapres Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul dibanding dua pasangan lain di Pilpres 2024. Hasil itu tergambar dalam hasil survei terbaru dalam simulasi tiga tokoh calon presiden dan wakil presiden.
Survei Charta Politika juga menempatkan Anies-Cak Imin pada posisi paling buncit dengan elektabilitas sebesar 24,3 persen. Sementara, Ganjar-Mahfud unggul dengan elektabilitas mencapai 36,8 persen dan pasangan Prabowo-Gibran berada di urutan kedua dengan selisih sekitar 2 persen.
Dan dalam survei yang terbaru, Indikator Politik Indonesia, pasangan Prabowo-Gibran di posisi pertama mengantongi 36,1 persen. Sementara Ganjar-Mahfud 33,7 persen; dan Anies-Cak Imin 23,7 persen.
”Saya tidak pusing dengan survei-survei itu. Dan faktanya tidak seperti itu. Mereka (berbagai lembaga survei, Red) lupa, bahwa kami juga punya lembaga survei yang hasilnya beda dengan mereka. Lihat saja nanti,” kata Anies sambil tersenyum. (*)