Sambil Terisak, Gus Miftah Akhirnya Mundur dari Jabatannya sebagai Stafsus Presiden

  • Bagikan
TANGGALKAN JABATAN: Gus Miftah (kiri) akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan dalam Konferensi Pers yang digelar Jumat (6/12).

INDOSatu.co – YOGYAKARTA – Miftah Maulana Habiburahman (Gus Miftah) akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Gus Miftah memilih mundur dari jabatan yang diberikan Presiden Prabowo tersebut usai ramai video tentang dirinya merendahkan penjual es teh. Viralnya olok-olok terhadap penjual es teh sampai Partai Gerindra juga.

Mundurnya Gus Miftah mundur dari jabatan Utusan Khusus Presiden itu tak lepas dari publik, sampai muncul evaluasi terhadap kekayaan pendakwah pemilik Pondok Pesantren Ora Aji tersebut. Bahkan ada 9 petisi yang meminta Presiden Prabowo mencopot Gus Miftah.

Baca juga :   Diperiksa Kejagung, Ahok: Banyak Hal Baru; Ternyata Gila Juga

Tiga diantara sembilan petisi tersebut, yaknin ada petisi berbunyi Copot Miftah dari Jabatan Utusan Khusus Presiden, yang dibuat sejak 4 Desember 2024. Petisi yang dibuat oleh Dika Prakasa itu hingga kini sudah ditandatangani sebanyak 261.052.

Selain itu, ada juga petisi berbunyi, Berhentikan Miftah dari Jabatan Staf Khusus Presiden yang dibuat oleh Zakky Elfatih. Petisi ini sudah ditandatangani sebanyak 5.641 kali. serta petisi yang berbunyi Copot Miftah dari Jabatan Utusan Khusus Presiden! dari Ade Prasetio juga sudah ditandatangani 5.756 kali.

Baca juga :   Perpres Percepatan Pembangunan IKN Terbit, DPR RI: Tidak Banyak Pengaruhnya

Dalam Konferensi Pers yang digelar Jumat (6/12), Gus Miftah tampak beberapa kali menahan tangis. Dia mengaku pengunduran diri dirinya itu tak ada tekanan dari siapapun soal keputusannya tersebut.

“Keputusan ini saya ambil bukan karena ditekan oleh siapapun, bukan karena permintaan siapapun,” ujar Miftah sembari menahan tangisnya.

“Tapi semata-mata keputusan ini saya ambil karena rasa cinta hormat dan tanggung jawab saya yang sangat mendalam pada bapak Presiden Prabowo Subianto, serta seluruh rakyat Indonesia,” lanjutnya.

Baca juga :   Terkait Eksistensi Media, Presiden Jokowi Akui Dunia Pers Tidak Sedang Baik-Baik Saja

Miftah menyebut keputusan soal mundur dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, bukanlah sebuah akhir maupun langkah mundur.

Melainkan langkah awal untuk terus berkontribusi terhadap bangsa dan negara dengan cara yang lebih luas dan beragam.

Sebelumnya, viral video Gus Miftah dianggap menghina seorang pedagang es teh keliling saat acara keagamaan.Peristiwa itu terjadi saat acara pengajian Magelang Bersholawat, 20 November 2024 lalu, dan viral di sosial media. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *