Rahmad Adi Mulyono, Mahasiswa UM Surabaya Raih Perunggu Panjat Tebing di Bern, Swiss

  • Bagikan
HARUMKAN NEGARA: Rahmad Adi Mulyono (kanan) berpose bersama setelah meraih medali perunggu di IFSC Climbing World Championship Bern di Swiss belum lama ini.

INDOSatu.co – SURABAYA – Atlet panjat tebing speed Indonesia yang juga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), Rahmad Adi Mulyono berhasil mempersembahkan hadiah bagi kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 dengan meraih medali perunggu di kejuaraan dunia panjat tebing IFSC Climbing World Championship Bern di Swiss belum lama ini.

Adi yang merupakan mahasiswa semester akhir Prodi Manajemen tersebut berhasil mempersembahkan medali perunggu di IFSC Climbing World Championshop Bern 2023 Swiss setelah finis di urutan ketiga di babak small final dengan catatan waktu 5,05 detik melewati lawannya Rishat Khaibullin asal Kazakstan yang hanya mampu finis dengan catatan waktu 7,34 detik.

Sebelumnya, Rahmad juga berhasil mencatatkan waktu yang fantastis dengan melewati lawan-lawannya dari babak kualifikasi sampai dengan small final memperebutkan juara ketiga.

Baca juga :   Kantongi SK Mendikbudristek, UM Surabaya Buka Prodi Program Sarjana dan Prodi Profesi Kedokteran Gigi

Di babak kualifikasi, Rahmad berhasil menorehkan waktu 5,11 detik. Di babak perdelapan final, ia kembali mempertajam catatan waktunya 5,04 detik melewati atlet asal Ukraina Yaroslav Tkach yang finis dengan catatan waktu 5,25 detik. Sementara itu di babak perempat final, ia juga kembali mencatatkan peningkatan waktu setelah berhasil finis dengan waktu hanya 4,97 detik melewati lawannya sesama wakil Indonesia Kiromal Katibin yang finis dengan waktu 5,05 detik.

Adi mengatakan, di semi final ia harus menunda mimpinya melaju ke babak final sekaligus memastikan tidak bisa ikut serta di Olimpiade Paris 2024 setelah kalah dari rivalnya asal Italia Mateo Zurloni setelah hanya mampu finis dengan waktu 8,01 detik. Namun, di babak small final ia mampu meraih juara ketiga setelah mengalahkan Rishat Khaibullin.

Baca juga :   Hasil Drawing Piala Asia U-23 di Qatar, Ketum PSSI Minta Pemain Tidak Gentar

“Meski begitu, saya tetap bersyukur. Prestasi ini di IFSC Climbing World Championship Bern 2023 Swiss ini saya persembahkan sebagai kado bagi kemerdekaan RI ke-78 dan kampus saya UM Surabaya,”ungkap Adi.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, keluarga dan  kampus UM Surabaya yang terus memberikan dukungan.

Sementara itu, Wakil Rektor III UM Surabaya Ma’ruf Sya’ban yang membidangi Bidang Inovasi Sumber Daya Manusia dan Kemahasiswaan mengapresiasi keberhasilan mahasiswanya tersebut. Ma’ruf menyampaikan rasa bangganya atas perjuangan yang diraih Rahmad Adi Mulyono.

Baca juga :   Gelontor 5 Gol ke Gawang MU, Liverpool Bayangi Chelsea

“Mas Adi ini Atlet kebanggaan UM Surabaya, beragam medali pernah ia raih, pada kesempatan ini dapat perunggu, tentu ini sudah melewati proses yang sangat luar biasa, karena tidak banyak mahasiswa yang bisa seperti ini, apalagi ini di kancah internasional,”kata Ma’ruf.

Menurut Ma’ruf, universitas akan terus mendukung atlet-atlet yang berkuliah di UM Surabaya dan berlaga, karena mengharumkan nama bangsa Indonesia.

“Kita doakan bersama semoga Mas Adi juga bisa lulus tepat waktu di tengah kesibukannya menjadi sorang atlet, karena sudah di semester akhir,”imbuhnya.

Terakhir, ia mengimbau agar atlet-atlet lain juga terus berprestasi baik di tingkat regional, nasional hingga internasional. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *