INDOSatu.co – TUBAN – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Kabupaten Tuban berjalan lancar. Para calon bupati terlihat menyalurkan suaranya di TPS masing-masing. Cabup Riyadi terlihat bersama istrinya di TPS 02 Desa Maibit Kecamatan Rengel, Sedangkan Lindra bersama keluarganya di TPS 10 Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban.
Ditemui wartawan setelah mencoblos, Riyadi menyampaikan masih yakin akan adanya pemilih yang memiliki ideologi, dan pemilih yang berpanutan dengan para Kyai. Dia juga menyampaikan mohon maaf jika para pendukung menunggu adanya money politics darinya, karena memang dari 328 kelurahan/desa, dia tidak menghendaki adanya money politics.
“Memang yang berkembang sekarang itu politik transaksional, namun kami yakin bahwa kekuasaan itu milik Allah, dan akan diberikan kepada siapa yang dikehendaki,” ungkapnya dengan mimik sedikit murung.
Sementara itu, Cabup Aditya Halindra Farisdzky ketika ditemui setelah mencoblos mengucap syukur bisa menyalurkan amanat undang-undang untuk melakukan pencoblosan surat suara.

Lindra berharap, untuk pemilihan kali ini bisa berjalan sesuai dengan tagline dari KPU Tuban, yakni Pilkada yang Adem Ayem. Ditanya terkait persentase target suara yang ingin dicapai, dia menyampaikan bahwa tidak pernah memasang target suara.
“Yang penting moga-moga paslon nomor urut 2 Lindra-Joko terpilih untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati periode 2024/2029,” papar Mas Lindra sapaan akrabnya.
Sementara itu dari hasil quick count di Kabupaten Tuban, jumlah DPT 942.865, TPS 1.867, Desa/Kelurahan 328. Untuk hasil Pilbup Tuban diperleh hasil sebagai berikut; paslon 01 Riyadi-Abdul Rosyid Wafi mendapat 40.960 suara (16,95 persen). Sedangkan paslon 02, Aditya Halindra Faridzky memperoleh 200.686 suara (83,05 persen)
Unntuk suara sah 241.646 suara dan suara tidak sah sebanyak 13.193. (*)