Peringati HPSN, 50 Kader Lingkungan Bojonegoro Tuangkan Cairan Eco Enyzm di Sungai

  • Bagikan
DEMI LINGKUNGAN SEHAT: Puluhan kader lingkungan dan relawan ECO Enyzm Bojonegoro menyangkan cairan eco enyzm ke sungai dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Selasa (21/2).

INDOSatu.co – BOJONEGORO – Dengan melibatkan kurang lebih 50 kader lingkungan, Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati di Bojonegoro, Jawa Timur. Setiap 21 Februari, diperingati sebagai hari peduli sampah nasional yang kali ini mengangkat tema “Kelola Sampah, Kurangi Emisi dan Bangun Proklim”

Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di Bojonegoro dengan cara menuangkan cairan eco enyzm sebanyak 100 liter, yang dibuat oleh kader lingkungan dan relawan Eco Enyzm.

Baca juga :   Peringati HPSN, Plh. Sekda: Sampah Masih Jadi Isu Prioritas Global

Peserta kegiatan tersebut berasal dari kader lingkungan SMAN 1 Bojonegoro, SMAN 3 Bojonegoro dan SMAN 4 Bojonegoro. Kegiatan bersama tersebut difasilitasi oleh Bank Sampah Togamas, Rayasa dan relawan Eco Enyzm Bojonegoro, juga diikuti oleh kader lingkungan dari masyarakat lainnya.

Menurut Latifah, Pendiri Bank Sampah Togamas, dengan memperingati hari peduli sampah ini, diharapkan masyarakat menjadi lebih sadar akan masalah sampah dan bahayanya di masa mendatang, apabila masalah sampah tidak ditangani dengan sungguh-sungguh dengan melibatkan berbagai pihak.

Baca juga :   Safari Ramadan, Bupati Lamongan: Jadi Sarana Serap Aspirasi Masyarakat

Sementara itu, Pendiri Bank Sampah Rayasa, Apfika memaparkan bahwa, upaya untuk mengurangi jumlah sampah bisa dilakukan dengan membawa tumbler untuk tempat minum, menggunakan sedotan stainless, membawa kantong belanja sendiri, memilah sampah dan melakukan daur ulang.

Relawan Eco Enyzm Bojonegoro, Sukohawidodo mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tuang cairan eco enyzm bersama di sungai pagi ini. “Kepedulian yang dilakukan para kader lingkungan ini tentu patut diapresiasi,” kata Sukohawidodo kepada INDOSatu.co, Selasa (21/2).

Baca juga :   Pj Bupati Bojonegoro dan TPID Sidak Pasar, Pantau Harga Kebutuhan Pangan

Kegiatan semacam ini akan diagenakan kembali secara rutin setiap 3 atau 5 bulan sekali, dengan harapan lebih banyak kader lingkungan dan relawan Eco Enyzm serta produk cairan Eco Enyzm guna mewujudkan serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap masalah sampah di wilayah kabupaten Bojonegoro. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *