INDOSatu.co – LAMONGAN – Setelah vakum dua tahun, Selasa (19/7), Lamongan Green and Clean (LGC) hadir kembali di tengah-tengah masyarakat Lamongan. Bertempat di halaman Gedung Sport Center, LGC 2022 akan menyemarakkan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional 2022 selama sepekan.
LGC juga akan menggelar pasar rakyat yang diikuti lebih dari 50 tenan, dari lembaga sekolah, desa dan kelurahan, juga pelaku UMKM. LGC merupakan program yang bergerak di bidang lingkungan dengan berbasis pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, dan bebas sampah.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dalam sambutannya saat membuka acara tersebut, menyampaikan bahwa, pengelolaan suatu lingkungan akan membentuk ekosistem yang sehat, bukan hanya kesehatan jiwa dan lingkungan, akan tetapi juga perekonomian yang sehat.
Lebih lanjut, Pak Yes, sapaan akrab Bupati Yuhronur Efendi, menuturkan, momentum LGC harus dijadikan motivasi untuk terus memperbaiki lingkungan. “Kita jadikan sebagai motivasi kita semua untuk terus memperbaiki lingkungan kita, memperbaiki ekosistem lingkungan hidup bagi keseluruhan umat manusia,” ajak Pak Yes.
Pada kesempatan tersebut, Pak Yes juga memberi apresiasi kepada penerima penghargaan Lingkungan Tahun 2022, antara lain untuk ketagori Sekolah Adiwiyata, Program LGC Community Center, LGC RT Kencana, LGC RT Mandiri, LGC RT Maju, LGC RT Berkembang, LGC RT Perintis, dan TOP 10 Jeding Resik. Pak Yes berharap, RT yang menerima penghargaan untuk terus melanjutkan kebersihan lingkungan masing-masing.
“Terus saja dilanjutkan. Dalam kondisi apapun, lingkungan adalah faktor yang benar-benar penting. Sangat naif apabila kita yang dianugerahi alam dan lingkungan, tidak dikelola dengan baik untuk kesejahteraan lingkungan kita semuanya,” imbuh Pak Yes.
Terkait sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata, Pak Yes mengingatkan, bahwa Adiwiyata bukan hal yang final, namun sebagai investasi bagi lingkungan hidup. Pada kesempatan tersebut, Pak Yes juga memberangkatan armada truk yang akan melakukan penertiban sampah liar di wilayah Kabupaten Lamongan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan, Anang Taufik menuturkan, penanganan sampah liar di wilayah Kabupaten Lamongan dalam lima hari ke depan akan dilakukan penertiban yang mencakup kurang lebih 60 titik.
“Walaupun sudah secara rutin kita sudah melakukan ini (penertiban sampah, Red), tetapi selama 5 hari ini kami akan totalitas,” ujar Anang.
Anang menambahkan, masih dalam rangakaian peringatan Hari jadi Lamongan ke 453 dan Hari Lingkungan Hidup tahun 2022, diselenggarakan berbagai lomba yang intinya untuk kepedulian terhadap lingkungan, salah satunya adalah lomba Jeding Resik di lingkungan instansi Pemerintah Kabupaten Lamongan. (*)