INDOSatu.co – JAKARTA – Hari ini, Jumat (28/3), diprediksi merupakan puncak arus mudik lebaran 2025. Kurang 16,85 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan ke kampung halaman. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI, Selasa (11/3) lalu.
Prediksi ini juga didukung oleh Survei Badan Kebijakan Transportasi yang menunjukkan bahwa total potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran mencapai 146,48 juta jiwa atau 52 persen dari populasi Indonesia. Dari jumlah tersebut, 11,5 persen pemudik diperkirakan melakukan perjalanan pada hari ini.
Peningkatan signifikan juga terlihat pada moda transportasi umum lainnya seperti kereta api. PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan lonjakan jumlah penumpang pada 28 dan 29 Maret 2025. Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo juga telah melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengatasi lonjakan penumpang.
Di sektor penerbangan, Bandara Adi Soemarmo Solo memperkirakan lonjakan penumpang tertinggi terjadi pada hari ini. Diketahui, manajemen bandara telah meningkatkan kapasitas layanan untuk mengakomodasi peningkatan jumlah pemudik.
Hal ini sudah diantisipasi lantaran Provinsi Jawa Tengah menjadi tujuan utama pemudik dengan estimasi 23,3 juta orang. Selain itu, Surakarta (Solo) dan Kabupaten Bandung juga menjadi daerah yang paling banyak dikunjungi.
Karena itu, petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan dinas perhubungan terus dikerahkan sekaligus bersiaga untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas serta menghindari perjalanan pada puncak arus mudik guna mengurangi risiko kemacetan. (*)