Momen Langka, Hiu Tutul Menepi di Pantai Paciran

  • Bagikan
MENYEDOT PERHATIAN: Hiu tutul menepi di pesisir pantai Desa Kemantren, Paciran. Sehingga menjadi perhatian nelayan dan warga setempat.

INDOSatu.co – LAMONGAN – Kawasan pesisir pantai Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan digegerkan dengan munculnya kawanan hiu tutul. Suasana menjadi heboh karena Hiu itu muncul hanya di sekitar 500 meter sampai 1 kilometer dari bibir pantai.

Penampakan hiu tutul tersebut menjadi momen yang langka, sekaligus menarik perhatian nelayan dan warga. Sebab, keberadaan kawanan hiu tutul itu bisa dilihat dari jarak dekat. Hiu-hiu itu sempat menepi beberapa jam di kawasan perairan dangkal pantai Paciran, namun kembali ke tengah laut saat petang.

Baca juga :   Gelar Jalan Santai di Kecamatan Kedungadem, Bupati Anna Menyapa Warga

Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Surabaya, Bidang Wilayah II BBKSDA Jatim, Dodit Ari Guntoro menuturkan, bahwa penyebab sekelompok hiu tutul  yang muncul di perairan Paciran ini dikarenakan beberapa faktor.

“Hiu tutul yang menepi ke pantai ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah peralihan musim yang mempengaruhi temperatur air laut, sehingga menyebabkan hiu mencari makan dengan mengikuti perubahan temperatur air itu,” tutur Dodit, Kamis (9/9).

Baca juga :   Gelar Lamongan Exportiva 2024, Bupati Yuhronur Proyeksikan Peluang Ekspor Meningkat

Penyebab lain yang membuat ikan-ikan tersebut menepi, ungkap Dodit, karena terjadinya kesalahan navigasi, di mana ada aspek-aspek tertentu dari garis pantai atau dasar laut yang kemudian membingungkan hiu tutul tersebut.

“Biasanya hal ini terjadi karena kesalahan navigasi, atau karena makanan atau mencari plankton, serta unsur lainnya seperti usia ataupun mengikuti pemimpin kelompok. Seperti yang kita tahu, bahwa hiu maupun paus memiliki cara berkomunikasi dan navigasi melalui pantulan suara,” pungkasnya. (*)

Baca juga :   Pemkab Lamongan-BBWS Terus Koordinasi untuk Atasi Banjir di Bengawan Jero
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *