Menko PMK Kunjungi Lokasi yang Terdampak Erupsi Gunung Semeru

  • Bagikan
TANGGAP BENCANA: Menko PMK Muhadjir Effendy (tengah, baju putih) didampingi pejabat kementerian, Wabup Malang, aparat TNI/Polri, aparat BNPB, serta petugas BPBD Lumajang meninjau lokasi putus Jembatan Gladak Perak Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (foto Kemenko PMK)

INDOSatu.co – LUMAJANG – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau lokasi dan kondisi Jembatan Besuk, Kobokan, yang runtuh dihantam arus lahar dingin dari erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (6/12).

“Kita meninjau lokasi untuk melihat dari dekat dampak yang ditimbulkan akibat erupsi Gunung Semeru ini,” kata Muhadjir dalam keterangan pers yang dikirim ke INDOSatu.co, Senin (6/12).

Baca juga :   Jadi yang Pertama Dukung Puan-Yusril, Farhat: Partai Pandai segera Gelar Deklarasi

Bukan hanya itu. Muhadjir juga sempat meninjau rumah warga dan lokasi Jembatan Gladak Perak Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, yang putus karena peristiwa erupsi Gunung Semeru tersebut.

Dalam kunjungannya itu, Menko PMK didampingi Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Sudirman, Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Agus Suprapto, jajaran TNI/Polri, dan jajaran BNPB dan BPBD.

Baca juga :   Rayakan Puncak Milad ke-111 di Sportorium UMY, Muhammadiyah Hanya Undang Sri Sultan

Jembatan Besuk Kobokan terletak di Jalan Nasional Turen, Lumajang. Jalur darat itu menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Akibat terputusnya jalur itu, arus kendaraan dari Malang menuju Lumajang untuk sementara diputar arah melewati Probolinggo. (adi/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *