INDOSatu.co – LAMONGAN – Endemi dijadikan momen untuk revitalisasi kondisi daerah, baik fisik maupun non fisik yang sempat terhenti karena pandemi Covid-19. Menyambut masa kebangkitan itu, Pemkab Lamongan, Jawa Timur akan memfokuskan pembangunan fisik berupa infrastruktur.
Pembangunan infrastruktur telah tertuang dalam RPJMD, dan salah satu program prioritas, yakni Jamula atau kepanjangan dari jalan mantap dan alus Lamongan. Dengan adanya infrastruktur yang memadai, dipastikan bakal memberi dampak pada kemudahan aktivitas masyarakat, sehingga secara otomatis juga akan membangkitkan ekonomi.
Selama 2 tahun pembangunan infrastruktur di Lamongan vakum karena kita fokuskan pada penanganan kesehatan. Pada endemi kali ini, pemkab akan memfokuskan ke pembangunan fisik, melalui program prioritas Jamula. Pada 2022, pemkab sudah merealisasikan sebanyak 41 ruas dan akan terus dilanjutkan tahun ini.
“Kita berharap, pasca pandemi Covid-19 ini, masyarakat lebih merasakan bangkit ekonominya, merata pembangunannya, dan harmonis warganya,” tutur Bupati Lamongan, Yuhronur Effendi pada kegiatan Musyawarah Cabang ke IX Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Lamongan, di Hotel Grand Mahkota Lamongan, Rabu (14/6).
Sebagai asosiasi jasa konstruksi tertua dan terbesar di Indonesia, Gapensi bertugas menyelenggarakan program-program pendidikan dan pelatihan bagi anggota serta memberikan berbagai informasi terkini tentang produk, teknologi konstruksi dan peluang pasar untuk anggotanya.
Melihat pentingnya peran Gapensi sebagai penyedia jasa kontruksi, Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut, meminta agar menjadi mitra pembangunan di Kabupaten Lamongan yang menerapkan konsep penta-helix atau multi pihak dalam mengembangkan inovasi dalam melaksanakan tugas memberikan pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.
“Pemkab Lamongan dalam melaksanakan tugasnya, yakni memberikan layanan publik serta pemberdayaan masyarakat tidak bisa sendirian, sehingga kami membutuhkan mitra untuk terus melakukan koordinasi pembangunan ke depan,” ungkap Pak Yes.
Satu irama dengan Pak Yes, Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Gapensi Lamongan, Nur Ashari menyatakan bahwa, sebagai mitra pemerintah, Gapensi harus terus bergandeng tangan untuk merealisasikan visi dan misi daerah.
Pada musyawarah yang diikuti oleh 63 anggota Gapensi Lamongan itu, akan membahas terkait pergantian Ketua DPC Lamongan untuk periode 2023-2028. (*)