Ketua MPR RI Minta Generasi Muda Teladani Semangat Juang Kapitan Pattimura

  • Bagikan
WARISI SEMANGAT JUANG: Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (pakai baju kuning) saat akan menyalakan Obor Pattimura dalam upacara HUT ke-206 Pahlawan Nasional Pattimura di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta, Rabu (17/5).

INDOSatu.co – JAKARTA – Ketua MPR RI yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyalakan Obor Kapitan Pattimura dalam peringatan HUT ke-206 Pahlawan Nasional Thomas Matulessy atau yang dikenal dengan Kapitan Pattimura. Setiap tanggal 15 Mei diperingati untuk mengenang jasa pahlawan Maluku Kapitan Pattimura yang berjuang melawan dan mengusir penjajah dari bumi Maluku.

“Perayaan ini biasanya ditandai dengan obor yang berfungsi untuk membakar semangat perjuangan Kapitan Pattimura. Gelaran ini untuk mengingatkan kembali kepada generasi muda akan semangat dan heroisme Kapitan Pattimura bersama para pejuang lainnya dalam mengusir penjajah di Maluku,” ujar Bamsoet usai menyalakan Obor Pattimura dalam upacara HUT ke-206 Pahlawan Nasional Pattimura di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta, Rabu (17/5).

Baca juga :   Lestari Tegaskan Parpol Harus Mampu Kedepankan Budaya Berpikir Kritis

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain, Wakil Ketua DPD RI Letnan Jenderal TNI (Purn.) Nono Sampono serta Letnan Jenderal TNI (Purn.) Suaidi Marasabessy.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, Kapitan Pattimura melakukan musyawarah besar di Gunung Saniri di Negeri Tuhaha pada 14 Mei 1817. Musyawarah besar diikuti oleh semua kapitan dari Pulau Ambon, Seram, Saparua, Haruku dan Nusalaut. Pertemuan digelar untuk menyusun strategi mengusir Belanda dari Maluku.

Baca juga :   Bamsoet Apresiasi Kesuksesan Penyelenggaraan World Superbike Mandalika 2023

“Setiap tahun peristiwa tersebut diperingati dengan membawa Obor Pattimura dari Pulau Saparua menyebrangi lautan menuju Pulau Ambon. Selanjutnya, diarak-arak sepanjang 25 kilometer menuju kota Ambon. Prosesi diawali dengan pembakaran api Obor Pattimura secara alam di puncak Gunung Saniri,” kata Bamsoet.

 

Wakil Ketua Umum FKPPI dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini memaparkan, Kapitan Pattimura merupakan pahlawan nasional Indonesia yang berasal dari Haria, Saparua, Maluku. Kapitan Pattimura lahir di Saparua pada tanggal 8 Juni 1783, dengan nama asli Thomas Matulessy. Orangtua Kapitan Pattimura adalah Frans Matulessia dan Fransina Tilahoi. Dia memiliki seorang adik laki-laki bernama Yohanis.

Baca juga :   Lestari: Kokohkan Pelaksanaan Nilai-Nilai Pancasila dalam Berbangsa dan Bernegara

“Nilai-nilai dan semangat juang Kapitan Pattimura harus diikuti dan diteladani oleh generasi muda bangsa. Semangat juang dan patriotisme Kapitan Pattimura adalah kekuatan untuk meraih kemenangan. Jadikan semangat juang Kapitan Pattimura sebagai semangat dalam membangun bangsa dan negara Indonesia kedepan,” pungkas Bamsoet. (adi/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *