Jumlah Surat Suara Pilbup-Pilgub Tak Sama, Lindra-Joko Unggul di TPS Lapas Kelas IIB Tuban

  • Bagikan
PUNYA HAK MEMILIH: Suasana penghitungan surat suara hasil PIlkada Serentak 2024 di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Kabupaten Tuban.

INDOSatu.co – TUBAN – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzki-Joko Sarwono (Lindra-Joko) menang telak di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus 901 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tuban.

Berdasarkan pantauan INDOSatu.co di lokasi, hasil rekapitulasi penghitungan surat suara Pilkada serentak 2024, Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tuban nomor urut 02, yaitu Aditya Halindra Faridzki-Joko Sarwono memperoleh suara sebanyak 169 suara.

Sedangkan paslon Bupati dan Wakil Bupati Tuban nomor urut 01, yaitu Riyadi-Wafi Abdul Rosyid (Riyadi-Wafi) memperoleh sebanyak 47 suara. Adapun jumlah surat suara tidak sah tercatat sebanyak 5 surat suara.

Baca juga :   Berangkatkan 366 CJH, Bupati Lamongan Pesan Jaga Solidaritas Sesama Jemaah

Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas IIB Tuban, Muhammad Arief Kafanie menyatakan, Lapas Kelas IIB Tuban memberikan fasilitas kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyelenggarakan pemungutan suara di dalam lapas dengan mendirikan TPS Khusus 901.

“TPS khusus di dalam Lapas ini untuk memenuhi hak warga binaan. Jadi, warga binaan tetap bisa menyalurkan hak suaranya dalam Pilkada tahun 2024 ini,” terang Arief.

Arief menuturkan, antusiasme warga binaan sendiri untuk berpartisipasi dalam Pilkada serentak 2024 ini sangat bagus. Mereka terlihat banyak yang berdatangan di TPS Khusus ini. “Mereka sangat antusias sekali, dan yang mempunyai hak suara ini kebanyakan nyoblos semua,” imbuhnya.

Baca juga :   Persatu Dukung Riyadi-Wafi, CEO Persatu: Olahraga Bukan Alat Politik, Tapi Butuh Politik

Lebih lanjut dijelaskan Arief, untuk total jumlah pemilih Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dengan paslon Bupati dan Wakil Bupati Tuban pada Pilkada Serentak 2024 ini memang berbeda.

Sebab, warga binaan di Lapas Kelas IIB Tuban ini tidak hanya dari Kabupaten Tuban, melainkan juga dari wilayah kabupaten atau kota lain di provinsi Jawa Timur.

Baca juga :   Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru, Wakapolda Jatim Kunjungi Lamongan

“Penghuni di Lapas Tuban tidak hanya dari Tuban saja, ada dari Sidoarjo dan Surabaya sehingga tidak memiliki hak suara untuk memilih Calon Bupati. Selain itu, ada pula dari luar Jawa Timur, sehingga tidak punya hak suara,” pungkasnya.

Sebelum hari pemungutan suara, para warga binaan ini telah diberikan sosialisasi terkait Pilkada serentak 2024. Lapas Kelas IIB Tuban juga memfasilitasi kepada mereka untuk nonton bareng debat Pilkada serentak 2024. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *