INDOSatu.co – BOJONEGORO – Meski harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) ketat, Haul ke-12 KH Muhammad Masyhudi Hasan serta Haul ke-20 Ibu Nyai Hj. Masruhani di Ponpes Al Falah, Desa Pacul, Bojonegoro, Jawa Timur berlangsung penuh khidmat.
Acara haul Pendiri Ponpes Al Falah Pacul di tengah-tengah makin meningkatnya pandemi Covid-19 tak menyurutkan niat para santri dan alumni untuk menghadiri acara tahunan tersebut. Tujuannya, untuk menghormati dan mengenang perjuangan guru sekaligus pendiri pondok, Kyai Masyhudi yang kharismatik itu.
“Hadir di acara haul ini juga sebagai ajang silaturrahim para alumni pondok,” kata Yusuf Maulana kepada INDOSatu.co, Jumat (18/2).
Sedangkan Ridwan, alumni dari Kabupaten Blora mengaku harus datang di acara haul ke-12 Pendiri Ponpes Al Falah, karena haul tahun ini suasananya berbeda. “Kalau tahun lalu haul digelar secara virtual. Kalau tahun ini, meski dengan prokes ketat, tapi digelar secara tatap muka,” kata Ridwan.
Karena itu, Ridwan mengaku tidak menyia-nyiakan dan hadir di acara haul guru sekaligus pendiri pondok tersebut.
Sementara itu, menurut Taufik, Ketua Panitia Haul ke-12 KH Masyhudi Hasan, pendiri Ponpes Al Falah, Pacul mengungkapkan, acara haul yang digelar ini semata-mata karena rasa hormat dan takdim para santri terhadap Romo Kyai Masyhudi.
Karena itu, Taufik mengajak para santri dan alumni di manapun mereka berdomisili, jangan sampai meninggalkan nilai-nilai yang diajarkan Kyai Masyhudi ketika masih nyantri di Ponpes Al Falah, yakni terus menegakkan kaidah-kaidah Islam yang pernah ditanamkan saat menjadi santri.
“Atas izin Allah SWT, haul berjalan dengan lancar,” terang Taufik.
Acara Haul ke-12 Pendiri Ponpes Al Falah KH Masyhudi kian lengkap karena juga mendatangkan pembicara dari Pengasuh PP. Sunan Bejagung, Tuban, Jawa Timur, KH. Abdul Matin Djawahir, serta diiringi Qosidah Sholawat El-Niha Senori, Tuban. Acara berlangsung meriah karena santri mukim ikut larut dengan bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw dengan alunan suara merdu. Semoga ada syafaat bagi yang mendengarkannya. (*)