INDOSatu.co – BOJONEGORO – Pj. Bupati Bojonegoro Adriyanto menyambut kedatangan Pangdam V Brawijaya Mayjen (TNI) Rafael Granada Baay dalam rangka penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Tahun Anggaran 2024 di Lapangan Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Jumat (7/6) pagi.
Tampak hadir pula, Forkopimda, Asisten Setda, OPD terkait dan Forkopimcam Tambakrejo. TMMD bertema “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah” tersebut langsung ditutup Pangdam V Brawijaya.

Dalam sambutanya, Pangdam V Brawijaya Mayjen (TNI) Rafael Granada Baay, selaku Penanggung Jawab Keberhasilan Operasional TMMD, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada pemerintah daerah, seluruh prajurit dan elemen masyarakat, serta semua pihak yang telah membantu. Baik secara moril maupun materiil, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses.
Usai acara, Pj. Bupati Bojonegoro Adriyanto mengatakan akan terus berupaya bersama-sama menangani masalah kemiskinan dan masalah pengaturan air di wilayah Bojonegoro. Karena itu, kedua masalah itu merupakan PR besar yang tentunya tidak bisa ditangani sendiri oleh Pemkab. Harus ditangani bareng dengan pihak lain.
”Dengan adanya TMMD ini, kami merasa terbantu, dan terima kasih kepada TNI dan seluruh jajaran,” kata Adriyanto.
Terkait upaya mendongkrak ekonomi dan memperbaiki kondisi masyarakat, Adriyanto mengaku akan melakukan pembangunan infrastruktur yang menciptakan dampak ekonomi yang sangat baik untuk masyarakat menangani kesenjangan kemiskinan di wilayah Bojonegoro.

Karena itu, ungkap Adriyanto, Pemkab siap bersinergi bekerja sama dengan TNI dan Polri dalam rangka menangani permasalahan yang mendasar di wilayah Bojonegoro, serta melibatkan instansi lain seperti BKKBN untuk menagani masalah stunting.
”Selain itu, kami juga akan terus memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat untuk menghindari adanya pernikahan dini karena hal itu akan berdampak pada permasalahan stunting dan kemiskinan.” pungkas Pj. Bupati asal Palembang itu. (*)