Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Bojonegoro Droping Air Bersih untuk Warga

  • Bagikan
GERAK CEPAT: Melalui BPBD, Pemkab Bojonegoro melakukan droping air bersih untuk warga di beberapa wilayah di Bojonegoro seiring musim kemarau yang diperkirakan menyulitkan warga akan kebutuhan air bersih.

INDOSatu.co – BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro gerak cepat mengantisipasi adanya krisis air di sejumlah wilayah. Untuk membantu masyarakat, BPBD telah mendistribusikan 8.000 ribu liter air bersih di wilayah kesulitan air bersih.

Kepala BPBD Bojonegoro, Ardhian Orianto menyampaikan bahwa, droping air bersih diberikan kepada warga di Kecamatan Tambakrejo. Karena dengan letak geografis wilayah tersebut, warga sering kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau.

Baca juga :   Klaim Kemiskinan Ekstrem Bojonegoro Turun, Lebih Besar dari Jatim dan Nasional di 2022

“Pelaksanaan droping air bersih diberikan di dua tempat yaitu di RT 10 RW 01 Dusun Kaliaren Desa Malingmati untuk 57 KK 189 jiwa, dan di RT 12 RW 06 Dusun Kramanan, Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo dengan jumlah KK 85 KK dan 250 jiwa,” ujarnya.

Ardhian juga menuturkan penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan sampai bencana kekeringan berakhir. Saat ini, BPBD Bojonegoro telah menyiapkan 230 tangki air bersih dengan kapasitas 4.000 liter per tangkinya.

Baca juga :   Paripurna Tanggapi PU Fraksi, Yuhronur Apresiasi Dewan

“Masyarakat saya minta jangan khawatir. Kalau masih butuh bantuan air bersih langsung hubungi BPBD melalui nomor 0811 3356 444. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar bantuan air bersih ini bisa tersebar merata serta mencukupi kebutuhan masyarakat Bojonegoro,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *