Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan Jadi Tim Penilai Academic Leader Ditjen Diktiristek 2024

  • Bagikan
BERDEDIKASI: Prof. Dr. Suyadi, S.Pd.I., M.Pd.I., guru besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terpilih menjadi salah satu dari empat tim penilai AL Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) 2024.

INDOSatu.co – YOGYAKARTA – Bermodal sebagai pemenang Academic Leader (AL) Bidang Sosial Humaniora 2023, Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Prof. Dr. Suyadi, S.Pd.I., M.Pd.I. terpilih menjadi salah satu dari empat tim penilai AL yang diselenggarakan oleh Direktorat Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) 2024.

Secara keseluruhan, Tim penilai AL adalah Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D. (Universitas Gadjah Mada), Prof. Dr. Ir. Luki Abdullah, M.Sc. (Institut Pertanian Bogor), Prof. Dr. Ir. Dewa Ngurah Suprapta, M.Sc. (Universitas Udayana), Prof. Dr. Suyadi, S.Pd.I., M.Pd.I. (Universitas Ahmad Dahlan), dan Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, M.M. (Universitas Bina Nusantara).

Baca juga :   Soroti Pencairan Aneh TPP Guru, LaNyalla: Pemda Jangan Membebani

Program AL merupakan pemberian anugerah atas kompetensi dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) atas capaian yang visioner, inovatif, inspiratif, dan unggul. Program AL ini sudah dimulai sejak tahun 2018, 2019, 2022, 2023, dan yang sedang berproses adalah AL 2024. Penyelenggaraan AL diperuntukkan bagi dua kategori, yakni dosen dan pimpinan perguruan tinggi (ketua/rektor). AL bagi dosen (perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta) memiliki sembilan bidang,

Baca juga :   UMY Jadi PT Pertama di Indonesia Canangkan Program Code Blue Kampus

Tujuan program AL bagi dosen adalah mendorong dosen agar terpacu mengembangkan ide kreatif, inovatif, dan inspiratif melalui penelitian, publikasi, perolehan paten, penghargaan, implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Selain itu, juga adanya temuan baru yang original dan membanggakan, telah dihilirisasi/komersialisasi, serta berdampak luas bagi kemajuan masyarakat dan bangsa.

MEGAH DAN UNGGUL: Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta memiliki 6 kampus, salah satunya di Jalan Ahmad Yani, Tamanan, Kec. Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sementara itu, AL bagi pimpinan perguruan tinggi (ketua/rektor), dibedakan antara negeri dan swasta. Bagi rektor, program AL ini bertujuan untuk mendorong capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 1–8, jumlah program studi terakreditasi Unggul dan terakreditasi internasional, peningkatan jumlah doktor dan guru besar (profesor), serta jumlah publikasi pada jurnal internasional bereputasi.

Baca juga :   Putri Ariani Kembali Jadi Perhatian, Tercatat Jadi Mahasiswa Fakultas Hukum UGM

Program AL 2024 telah dibuka pada Februari dan telah melalui rangkaian seleksi bertahap dan berjenjang. Bagi dosen di lingkungan perguruan tinggi negeri diseleksi secara internal, selanjutnya dosen yang mendapat rekomendasi rektor diajukan ke Direktorat Sumber Daya Manusia (SDM) Ditdaya Diktiristek. Bagi dosen perguruan tinggi swasta, selain seleksi internal, juga diseleksi di tingkat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) sesuai wilayah masing-masing perguruan tinggi. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *