Gelar Festival Difabel Megilan, Lamongan Menuju Kabupaten Inklusif

  • Bagikan

INDOSatu.co – LAMONGAN – Meski belum mendeklarasikan diri menjadi kabupaten inklusif, Pemkab Lamongan terus memberi perhatian khusus dan mendukung penuh berbagai kegiatan yang diselenggarakan difabel di Kabupaten Lamongan.

Perhatian tersebut, termasuk memberi ruang seluas-luasnya kepada para difabel untuk menyalurkan ekspresi mereka di tempat umum. Termasuk terselenggaranya Festival Difabel Megilan Lamongan Tahun 2022 dengan sangat meriah.

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes), Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi membuka secara langsung Festival Difabel Megilan Lamongan Tahun 2022 yang diselenggarakan di Alun-alun Lamongan, Minggu (9/12).

Yuhronur dalam kesempatan tersebut, mengungkapkan rasa bangganya atas semangat para difabel. Menurut dia, seluruh warga Lamongan, tak terkecuali para difabel, memiliki hak yang sama, sehingga pembangunan di Lamongan pun, harus ramah difabel.

Baca juga :   Pertahankan Juara Umum MTQ XXX Jatim, Bupati Berikan 9 Tiket Umrah untuk Kafilah Lamongan

“Ini sebuah momentum yang memberitahukan kepada semua bahwa difabel ini memiliki hak yang sama dengan seluruh masyarakat Indonesia. Bahkan, hak difabel dilindungi undang-undang,” ungkap Yuhronur.

Karena itu, lanjut Yuhronur, Pemkab Lamongan senantiasa bertekad untuk menuju dan menjadi kabupaten inklusif. Lamongan menjadi kabupaten yang ramah terhadap difabel.

“Apa sih inklusif itu, yakni pembangunan yang dipersembahkan untuk semuanya, tidak membedakan antara difabel maupun non difabel. Sehingga, semua masyarakat turut menikmati pembangunan di Lamongan. Apapun kebijakan yang diambil pemerintah, ada perhatian terhadap difabel. Monggo kita semua bertekad agar Perda difabel di Lamongan segera disahkan,” ungkap Yuhronur.

Baca juga :   Benarkah Indeks Pembangunan Gender Bojonegoro Terus Naik? Ini Kata Kepala Bappeda...

Berbagai pembangunan di Kabupaten Lamongan ramah difabel, dimana telah dibangun berbagai fasilitas khusus seperti toilet khusus, akses jalan masuk gedung pemerintahan khusus kepada difabel. Dan bahkan, kata dia, baru-baru ini tercipta inovasi tempat sampah ramah bagi para penyandang disabilitas. Semua itu, kata Yuhronur, sebagai bentuk perhatian dan dukungan penuh kepada difabel.

Ketua Persatuan Tuna Netra Indonesia Cabang Lamongan, Try Febri Khoirun Nidhom, mengungkapkan terima kasihnya atas support penuh Pemkab Lamongan, sehingga festival terselenggara dengan lancar. Kegiatan yang bertujuan untuk mengadvokasi teman-teman difabel guna menunjukkan kreativitasnya ini diharapkan dapat terus terlaksana ke depannya.

Baca juga :   Peduli Tekan Angka Kecelakaan KA, Lamongan Dianugerahi Railways Safety Award 2022

“Festival Difabel Megilan ini adalah inisiatif dari seluruh perwakilan organisasi difabel. Dan Alhamdulillah di-support penuh Pemkab Lamongan. Saya berpesan mari kita advokasi agar tercipta lingkungan yang inklusif di Kabupaten Lamongan,” harap Khoirun Nidhom.

Festival yang berbarengan dengan Minggu Ceria tersebut semakin meriah dengan ditampilkannya berbagai kemampuan terpendam para difabel Lamongan, diantaranya penampilan pantomim, parade tongkat putih, parade kursi roda, dan masih banyak lagi. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *