INDOSatu.co – BOJONEGORO – Diduga gas bocor di PAD B Sukowati, sebanyak 16 warga Dusun Ngampel, Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mendapat pengibatan rawat jalan. Perusahaan tambang minyak yang ada di Dusun Ngampel, Desa Sukowati, Kecamatan Kapas itu selama ini dikelola Pertamina EP Sukowati Field.
Pantauan wartawan INDOSatu.co di lapangan menyebutkan, peristiwa bocornya gas itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, Senin (22/11). Warga sekitar mulai mencium bau busuk menyengat, sehingga mereka merasa pusing dan mual-mual. Bahkan, ada yang muntah.
Purwanto, Kepala Desa Sukowati, Kecamatan Kapas mengatakan, sebanyak 16 warganya mendapat perawatan jalan setelah mencium bau busuk yang membuat pusing dan mual-mual, sehingga membuat badan mereka menjadi lemas. Kini pihaknya sedang berkordinasi dengan pihak perusahaan atas kejadian tersebut.
“Kita belum tahu seperti apa hasilnya. Diduga, penyebab utama ya bau busuk itu. Pihak Pertamina EP Sukowati juga belum memberikan kejelasan terkait bau busuk tersebut,” kata Purwanto.
Sedangkan menurut Nanik, 47, warga setempat, mengatakan, sejak pagi ia dan keluarganya mulai mencium bau busuk yang menyengat. Mereka, kata Nanik, mengaku pusing dan mual. Agar kondisi tidak semakin runyam, Nanik dan keluarga bergagas berlari keluar rumah untuk menghindari bau yang menyengat tersebut. Menurutnya, petugas medis dari Pertamina EP Sukowati hanya memberi obat tablet saja.
“Kejadiannya pagi tadi. Saya dan keluarga langsung berlari keluar rumah, karana di dalam rumah baunya sangat busuk menyengat. Tetapi, pagi tadi ada petugas datang dan hanya memberi obat tablet,” ungkap Nanik.
Sementara itu, Pertamina EP Sukowati hingga kini belum dapat dikonfirmasi terkait bau busuk yang menyengat ini. Hampir semua pejabat yang dihubungi juga bungkam. (*)