Evaluasi Haji 1443 H., Iskan: Masih Bisa Dipangkas, Biaya Haji Tahun Depan Harus Lebih Murah

  • Bagikan
INGATKAN MENTERI AGAMA: Anggota Komisi VIII DPR RI, Iskan Qolba Lubis berharap biaya haji tahun depan lebih ketimbang biaya tahun ini.

INDOSatu.co – JAKARTA – Penyelenggaraan ibadah haji 1443 Hijriyah berjalan cukup baik. Meski demikian, anggota Komisi VIII DPR RI, Iskan Qolba Lubis menilai, masih ada beberapa hal penting yang perlu dievaluasi. Pernyataan Iskan itu mengemuka setelah melakukan pengawasan ibadah haji 1443 Hijriyah di Arafah dan berbincang langsung dengan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Apa evaluasai tersebut? Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu meminta agar biaya penyelenggaraan haji tahun depan bisa dipangkas dan lebih murah dari biaya haji pada tahun ini. Karena biaya haji sekarang ini sebenarnya masih bisa berkurang.

“Biaya haji tahun depan bisa ditekan, dengan melakukan nego dari jauh-jauh hari, serta tidak mendadak. Saya akan perjuangkan biaya haji tahun depan bisa turun di angka yang jauh berbeda dengan haji tahun ini,” kata Iskan dalam keterangan pers-nya yang diterima, Rabu (13/7).

Baca juga :   Wajib Tegakkan Imamah, Ketua MUI: Umat Islam Jangan Golput pada Pemilu 2024

Iskan juga berharap, kuota jemaah haji haji tahun depan dapat ditingkatkan lagi. Kemungkinan pada tahun depan, sesuai dengan yang diusulkan kepada Menteri Agama, Indonesia diharapkan bisa memberangkatkan sebanyak 250 ribu jemaah haji.

‘’Dalam kesempatan itu juga, saya berharap ke depannya agar Kementerian Agama bisa lebih mempersiapkan lebih dini, terutama terkait kuota haji yang akan ditambah,” kata Iskan.

Hal lain yang menjadi perhatian pengawas haji Komisi VIII DPR RI tahun ini, kata Iskan, ialah pemondokan jamaah haji Indonesia yang relatif jauh dari Masjidilharam. Jika ada pemondokan yang lebih dekat, sebaiknya dipilih yang lebih dekat.

Baca juga :   Angkat Penjabat Kepala Daerah Tergolong Mens Rea, Anthony: Bisa Kena Tindak Pidana Korupsi

“Masih banyak gedung bagus yang lebih dekat dan kosong, namun tidak disewa Kementerian Agama. Padahal, jatah haji sekarang ini cuma setengah jemaah jika dibanding sebelum Pandemi Covid-19,” tandas legislator daerah pemilihan (dapil) Sumatera Utara II itu.

Kemudian, lanjut Iskan, biaya di Arafah, Mina dan Muzdalifah yang naik 49  persen tanpa fasilitas yang signifikan, juga tak luput dan perlu untuk dievaluasi. Khusus untuk biaya haji untuk tahun depan atau 1444 H, Iskan minta agar dibicarakan kembali jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan.

‘’Saya menyampaikan ini saat berbincang dengan Pak Menteri Agama di Arafah. Saya usul biaya haji tahun depan bisa lebih dipangkas kembali, agar lebih murah ketimbang biaya haji di tahun ini. Dan saya ingatkan dengan syarat nego harus jauh-jauh hari serta jangan mendadak seperti sekarang,” tegas Iskan.

Baca juga :   DPP PKS dan The Habibie Center Sepakat Perkuat Demokrasi Kebangsaan

Iskan menyampaikan, bahwa terkait biaya dan kuota haji akan dibahas dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Iskan berharap agar kuota untuk keberangkatan haji pada tahun depan jumlahnya ditambah semaksimal mungkin.

‘’Harapan kita semua, tahun depan sudah normal, khususnya terkait untuk kuota jemaah haji Indonesia. Semoga apa yang kita rencanakan, jauh-jauh hari dapat terealisasikan dengan baik. Harapan saya, Menteri Agama dapat mendengarkan usulan ini dan dapat direalisasikan untuk penyelenggaraan Haji 1444 Hijriyah,” harap Iskan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *