INDOSatu.co – LAMONGAN – Mejelang kedatangan pemudik di wilayahnya, Pemkab Lamongan bersama jajaran terkait telah mempersiapkan berbagai fasilitas guna memberikan pengamanan dan pelayanan mudik yang baik.
Hal tersebut dilaksanakan dengan mendirikan berbagai titik posko selama Lebaran berlangsung. Mulai pos pengamanan, pelayanan, hingga menfasilitasi pelaksanaan vaksinasi, juga tetap memberlakukan pelayanan administrasi kependudukan.
Di saat sedang mempersiapkan diri menyambut pemudik tersebut, Pemkab Lamongan tiba-tiba mendapat kunjungan dua pertinggi Polri. Keduanya adalah Irwasum Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto dan Kakor Bimas Polri, Irjen Pol Suwondo Nainggolan.
Kunjungan tersebut dimanfaatkan keduanya meninjau pelaksanaan pengamanan dan pelayanan yang dilaksanakan di Kabupaten Lamongan. Kunjungan dua jenderal ini diterima langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Kapolres AKBP Miko Indrayana, dan Komandan Kodim 0812 Letkol Kav Endi Siswanto Yusuf, dan jajaran instansi terkait.
Diungkapkan Irwasum Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto, bahwa kunjungan ini sengaja dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan Operasi Ketupat, khususnya di titik pos pelayanan yang ada di terminal Kabupaten Lamongan.
“Selain melaksanakan fungsi pengawasan dan Pelayanan, Polri juga bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait, yaitu melaksanakan vaksinasi, khususnya vaksinasi booster untuk menjamin bahwa aktivitas mudik saudara-saudara kita sudah dilaksanakan vaksinasi ke-3,” terang Komjen Pol Agung Budi Maryoto.
Ditambahkan Komjen Agung, berdasarkan informasi yang diterima, Kabupaten Lamongan telah memperoleh capaian vaksinasi dosis 1 mendekati 90 persen, dosis 2 mendekati 80 persen, dan pelaksanaan dosis 3 sudah 15 persen.
“Jadi ini semua ini tentu berkat hasil kerjasama, sinergi yang baik dari Pemerintah Kabupaten Lamongan, TNI, Polri, dan lainnya. Karena itu, tadi saya diarahkan, selain pelayanan pengamanan, juga dilaksanakan pelayanan gerai vaksinasi kepada saudara kita, baik yang lokal maupun yang akan melakukan mobilisasi mudik atau arus balik, sehingga tercapai herd immunity Kabupaten,” pungkas Komjen Agung. (*)