DPR Akhirnya Batalkan Pengadaan Gorden untuk Seluruh Rumah Jabatan Anggota

  • Bagikan
RESPON SOROTAN PUBLIK: Ketua BURT, anggota, dan Setjen DPR RI menggelar jumpa pers dan akhirnya membatalkan pengadaan gorden untuk seluruh rumah jabatan anggota.

INDOSatu.co – JAKARTA – Setelah disorot berbagai kalangan, DPR RI akhirnya tahu diri juga. Pengadaan gorden untuk seluruh rumah jabatan anggota (RJA) para wakil rakyat itu akhirnya dibatalkan.

Pembatalan tersebut merupakan respon DPR atas derasnya sorotan publik atas kebijakan yang super boros di tengah kondisi ekonomi negara yang sedang tidak baik-baiknya saja ini.

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso mengatakan bahwa segenap Pimpinan dan Anggota BURT DPR RI bersama Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI telah sepakat untuk membatalkan pengadaan gorden, vitrase, dan blind jendela untuk seluruh Rumah Jabatan Anggota (RJA) DPR RI di Kalibata.

Baca juga :   Disambut Jutaan Pendukung, Anies: Gelombang Perubahan Direspon Rakyat Indonesia

Agung menegaskan, kesepakatan tersebut merupakan hasil kesimpulan rapat antara BURT DPR RI dengan Setjen DPR RI. Setelah rapat, BURT DPR RI memutuskan bersama Setjen DPR RI untuk tidak melanjutkan pelaksanaan pengadaan gorden-vitrase rumah jabatan anggota.

‘’Jadi, itu yang menjadi kesimpulan rapat setelah melalui rapat dan diskusi panjang antara BURT dengan Setjen DPR RI,” ujar politisi Fraksi Demokrat (FD) tersebut saat memimpin konferensi pers BURT DPR RI dan Setjen DPR RI di Media Center, Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/5).

Tampak hadir dalam konferensi pers tersebut, yakni Wakil Ketua BURT DPR RI Novita Wijayanti, Wakil Ketua BURT DPR RI H.A Bakri dan Anggota BURT DPR RI Andre Rosiade.

Baca juga :   Polemik Bank Jatim. Asosiasi Pemegang Saham Lapor Kelebihan Batas Usia Direksi ke LaNyalla

Sedangkan Wakil Ketua BURT DPR RI, Johan Budi juga mengungkapkan bahwa BURT dan Setjen DPR RI bersepakat pengadaan gorden untuk RJA DPR RI Kalibata tahun 2022 dibatalkan.

“Memang benar, Pimpinan dan Anggota BURT DPR RI telah mendengarkan penjelasan dari Setjen DPR RI secara mendetail hasil review yang telah dilakukan oleh pihak Inspektorat Setjen DPR RI. Dari pembahasan yang telah disampaikan, baik oleh Sekjen maupun Inspektorat DPR, kami semua bersepakat pengadaan gorden untuk RJA DPR RI Kalibata tahun 2022 tidak dilanjutkan.” tandasnya.

Baca juga :   Target Kinerja APBN 2021 Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, F-PKS: Tidak Memuaskan

Senada, Sekjen DPR RI Indra Iskandar menegaskan kembali Setjen DPR RI bersama segenap Pimpinan dan Anggota BURT DPR RI berkesimpulan untuk tidak melanjutkan pengadaan gorden, vitrase dan blind jendela untuk seluruh RJA DPR RI di Kalibata.

“Hasil diskusi kami dengan Pimpinan dan Anggota BURT DPR RI bahwa kami semua berkesimpulan untuk tidak melanjutkan pengadaan gorden, vitrase dan blind untuk seluruh RJA DPR RI di Kalibata,” pungkas Indra. Seperti biasa, acara tersebut juga membuak dialog dan tanya jawab terhadap wartawan yang biasa ngepos di gedung DPR/MPR RI. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *