Disemangati Lagu Sukatani, Tolak RUU TNI, Massa Jebol Pagar Gedung DPR

  • Bagikan
HEROIK: Ribuan massa terus merangsek mendekati gedung DPR RI. Mereka berhasil menjebol pagar gedung DPR dan tetap menolak pengesahan revisi RUU TNI.

INDOSatu.co – JAKARTA – Massa aksi Tolak Revisi Undang-Undang (RUU) Tentara Nasional Indonesia (TNI) berkobar. Dalam dalam aksi tersebut, mereka berhasil menjebol pagar besi di sebelah kanan Depan Pintu Utama Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/3) pukul 17.50 WIB.

Terdengar dari mobil komando, massa aksi berteriak dan terus mencoba masuk dengan beragam cara, yakni menarik pintu dengan tambang dan mendobrak menggunakan batu besar.

Baca juga :   Jaring Bakal Calon Gubernur Jakarta, PKB Akui Berkomunikasi dengan Anies Baswedan

“Woy berhasil woy, ayo kita masuk. Revolusi, revolusi, revolusi,” teriak gemuruh ratusan massa aksi yang berhasil menjebol pagar tersebut.

Perlawanan massa aksi kemudian dibalas oleh semprotan air bertekanan tinggi dari mobil water canon serta puluhan polisi yang mencoba memukul mundur.

“Ayo jangan nyerah, terus kita berusaha masuk, ayo,” kata massa aksi yang terus memberikan semangat satu sama lain.

Baca juga :   Bentuk Poros Buruh untuk Perubahan, Pimpinan Pekerja di Jambi Pastikan Dukung AMIN

Tidak hanya di satu titik, massa aksi mencoba masuk dari pintu sebelah kìri, tepat di sebelah pintu yang sudah jebol.

Berdasarkan pantauan wartawan INDOSatu.co di lokasi, massa aksi tidak kehilangan semangatnya. Hal ini terbukti hingga pukul 18.00 WIB, mereka sudah melewati batas waktu demonstrasi, massa aksi tetap bertahan dan tetap bertambah banyak.

Baca juga :   Ada Warga di Aceh Tolak Pengungsi Rohingya, HNW: Sesama Muslim, Saya Prihatin

“Ayo kawan-kawan, satu tembok lagi kita revolusi,” teriak lantang seluruh massa aksi. Terdengar, lagu dari Sukatani yang berjudul Bayar, Bayar, Bayar juga bergemuruh menghiasi langit Gedung DPR RI.

“Masuk penjara, bayar polisi, keluar penjara, bayar polisi,” sambut massa aksi serentak. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *