Diproyeksikan Jadi Daya Tarik Wisatawan, Bojonegoro Bakal Miliki Kawasan Wisata Religi

  • Bagikan
JADI MAGNET PENGUNJUNG: Penampakan masjid dan halaman yang megah di Kecamatan Margomulyo diproyeksikan Pemkab Bojonegoro kawasan wista religi.

INDOSatu.co – BOJONEGORO – Setelah sukses mengembangkan destinasi kawasan wisata di Jalan Thamrin, Pemkab Bojonegoro kembali akan mengembangkan wisata di wilayah barat di Bumi Angling Dharma ini, yakni wisata religi.

Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya, Pemkab membangun masjid sangat megah di Kecamatan Margomulyo. Masjid itu diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat yang ada di daerah perbatasan dengan Kabupaten Ngawi dan sekitarnya.

Baca juga :   Apel Kesiapsiagaan 2024, Pj. Bupati Adriyanto Minta Sinergi Hadapi Bencana

Kepala Bidang (Kabid) Tata Bangunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro, Beny Kurniawan menjelaskan, pembangunan masjid tersebut sudah dimulai pada 2021 dan direncanakan akan selesai pada 2023. Masjid untuk wisata religi itu dibangun di atas lahan seluas 2,9 hektare.

Untuk tahap kedua pada 2022, pengerjaan sudah rampung 100 persen. Sedang untuk 2023 dalam tahap finalisasi perencanaan. “Masjid dibangun 1 lantai dengan luas bangunan 6.891,04 meter persegi. Dalam bangunan tersedia ruang kantor dan perpustakaan,” ujarnya Selasa (17/1)

Baca juga :   Rayakan HIM 2024, Sekda Tuban Ajak Pelajar Giat Menabung Sejak Dini

Masjid ini dapat menampung 1.877 jemaah. Diantaranya, kapasitas jamaah untuk gedung utama dapat memuat 396 orang, bagian serambi masjid sebanyak 416 orang, bagian atas kolam sebanyak 69 orang, dan bagian pelataran 996 orang. Sementara, untuk tempat parkir terbagi dua tempat. Kapasitas parkir dalam bisa muat 99 mobil, dan kapasitas parkir luar dapat menampung 8 mobil dan 7 bus.

Baca juga :   Khusus untuk Warga Bojonegoro, Pemkab Sediakan Beragam Beasiswa Rp 34,6 Miliar

“Tujuan pembangunan masjid itu dapat menjadi salah satu destinasi religi, rest area di wilayah barat Bojonegoro. Untuk syiar (Islam) dan juga dapat meramaikan kawasan setempat agar perekonomian meningkat. Hal yang menarik, karena itu, masjid didesain sangat megah,” imbuhnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *