Demi Kelancaran Panitia, Pengusaha Cleaning Service Pinjamkan Dua Mobil untuk Muktamar

  • Bagikan
BENTUK SYUKUR: Hendratmoko Prihantono dan istri (kanan) menyerahkan dua mobil miliknya dipinjamkan untuk panitia demi kelancaran Muktamar ke-48 Muhammadiyah-Aisyiyah di Kota Surakarta pada 18-20 November mendatang.

INDOSatu.co – SURAKARTA – Berbagai usaha dilakukan segenap elemen masyarakat untuk menyongsong suksesnya Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, salah satunya oleh pengusaha asal Bantul, Yogyakarta. Adalah pengusaha cleaning service dari Sewon Bantul bernama Hendratmoko Prihantono menyerahkan dua kendaraan roda empatnya kepada panitia Muktamar.

Hendra bersama istrinya, Rina Tri Susilowati, menyerahkan kunci dari dua mobil yang ia miliki itu kepada Sekretaris Panitia Penerima Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Bambang Sukoco di dekat Amphitheater Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Rabu (9/11).

Pemilik usaha cleaning Service PT Judin Makmur Sejahtera (JMS) itu meminjamkan mobil pengangkut barang Luxio dan mobil SUV Toyota Fortuner. “Memang tidak baru mobil dari kami ini, tapi terawat semua. Kami sekalian memberi sumbangan bahan bakarnya, sehingga bisa langsung dipakai panitia,” kata Hendratmoko.

Baca juga :   PTM Diminta Laporan Harian, Ganjar Izinkan Ujicoba Perguruan Tinggi

Hendratmoko menyampaikan ada dua alasan mengapa ia meminjamkan dua mobil miliknya kepada panitia Muktamar. “Pertama sebagai rasa syukur atas rejeki yang saya peroleh,” ujarnya. Alasan kedua yang disampaikan Hendratmoko adalah berjihad.

“Saya teringat satu ayat dalam Alquran untuk berjihad di jalan Allah SWT. Maka dengan adanya event Muktamar ini kesempatan bagi saya untuk melakukan jihad,” kata Hendratmoko yang sudah menjalankan usaha cleaning service sejak 1997 itu.

Baca juga :   Besok Mulai Terapkan Sistem One Way Serempak, Kapolri: Terjadi Puncak Kepadatan

Sementara itu, Sekretaris Panitia Penerima Muktamar ke 48 Bambang Sukoco menyampaikan bahwa apa yang dilakukan pasangan suami istri dari Sewon, Bantul, DIY ini merupakan bentuk rasa syukur dan kepedulian untuk dakwah yang dilakukan Muhammadiyah.

“Ini adalah bentuk kepedulian warga yang luar biasa untuk Muhammadiyah sebagaimana Muhammadiyah juga bekerja tidak untuk Muhammadiyah sendiri. Muktamar ini pun, kata dia, tidak hanya sekadar menjalankan agenda-agenda, tapi juga dalam rangka menjalankan komitmen memberi kontribusi positif bagi bangsa dan negara Indonesia sesuai dengan tema muktamar, memajukan Indonesia mencerahkan semesta.

Baca juga :   Era TV Digital segera Dinikmati Masyarakat

Bambang Sukoco juga menyampaikan, bahwa selain bantuan dalam bentuk barang, warga juga menyampaikan bantuan kepada panitia dalam bentuk uang. Hal ini dilakukan atas dasar kesadaran, tanpa ada kewajiban yang dibebankan oleh persyarikatan.

“Beberapa waktu lalu juga ada masyarakat membantu dana untuk panitia. ini tentu luar biasa karena kami tidak meminta. Tapi warga masyarakat men-support Muhammadyah via Muktamar ini,” tegas Bambang.

Bambang Sukoco menambahkan bahwa pihaknya akan menjalankan amanah dari pasangan suami istri dari Bantul ini. “Kalau yang Luxio bisa digunakan mengangkut konsumsi atau mendukung di dapur umum,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *