INDOSatu.co – TUBAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tuban kembali menggelar Debat Publik Ketiga di Grand Javanilla Resto Jumat (22/11) malam. Debat tersebut juga menandai pamungkasnya gelaran adu ide, gagasan, serta visi dan misi kedua paslon Pilkada Tuban 2024, Yakni paslon nomor 01, Riyadi-Abdul Rosyid Wafi dan Aditya Halindra Faridzky.
Mengambil tema Menyerasikan Pembangunan Kabupaten Tuban dengan Provinsi Jawa Timur, dan Program Nasional, serta Memperkokoh NKRI dan Bebangsaan, debat dimulai dengan pemaparan visi-misi seperti pada dua kali debat sebelumnya. Disambung dengan menjawab pertanyaan dari panelis, dan tanya jawab antar paslon.
Pada sesi tanya jawab paslon Riyadi-Gus Wafi menanyakan tentang mutasi dan demosi tanpa asesement para ASN pada pemerintahan di masa Bupati Lindra menjabat. Sementara itu, Paslon Lindra-Joko menanyakan terkait kebijakan fiskal yang akan dibawa oleh pasangan Riyadi-Gus Wafi.
Pada konferensi pers setelah debat, cabup Riyadi menyampaikan bahwa dirinya merasa nyaman pada debat kali ini. Dia menegaskan bahwa, wajib hukumnya untuk pemerintah daerah itu linier dengan kebijakan yang dibawa oleh pemerintah pusat.
“Hubungan pemerintah daerah dan pusat itu adalah tanggung jawab hukum, jadi kita harus linier,” ungkap Riyadi.
Sementara itu Lindra menyampaikan bahwa dirinya juga puas dengan debat kali ini. Dia menyampaikan optimis mampu memenangkan Pilkada kali ini.
“Kita bersyukur wajah-wajah kita, wajah yang penuh optimistis semua,” ungkap Lindra.