INDOSatu.co – BEKASI – Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto akhairanya meminta maaf atas pencabutan izin penggunaan Stadion Patriot Candrabhaga untuk acara senam yang diselenggarakan DPD PKS Kota Bekasi. Acara itu sedianya terselenggara pada Sabtu (29/7).
“Saya mohon maaf kepada penyelenggara atau peserta acara yang kecewa terkait dibatalkannya izin penggunaan stadion,” kata Tri Adhianto dikutip keterangan pada akun twitter resmi @mas_triadhianto, Ahad (30/7).
Tri mengaku, bahwa dirinya telah memberikan izin penggunaan Stadion Patriot kepada panitia pada Rabu (26/7). Ia menyampaikan, bahwa tidak ada masalah dengan digelarnya acara tersebut.
Stadion adalah fasilitas publik yang boleh digunakan semua kalangan masyarakat. Tentunya dengan mengikuti prosedur yang berlaku,” tuturnya.
Pada Kamis (27/7) keesokan harinya, Pemerintah Kota Bekasi mendapatkan tembusan terkait pengamanan Stadion dari Polres Metro Bekasi Kota. Pasalnya pada hari yang sama juga akan terselenggara pertandingan Liga 1 antara Bhayangkara melawan PSM Makassar.
“Hasil rapat tersebut mengingatkan adanya regulasi PSSI yang menyatakan bahwa stadion harus steril dari aktifitas kegiatan 48 jam sebelum pertandingan,” jelasnya.
Pemkot Bekasi, kata Tri, harus mencabut penggunaan stadion untuk PKS. Alasannya, pertandingan Liga 1 di Stadion Patriot juga sudah ‘dilock’ jauh-jauh hari.
“Tentu sangat berat bagi penyelenggara acara yang sudah mempersiapkan acara sedemikian rupa, namun inilah kondisinya,” ujar Tri.
Sikap Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dinilai tidak beradab. Pasalnya DPD PKS Kota Bekasi menggelar acara senam dengan menghadirkan Bacapres Anies Baswedan pada Sabtu (29/7) pagi di stadion Patriot Chandrabaga, namun izin yang sudah dikeluarkan sehari dari pelaksanaan izinnya ditolak dan tidak diberi solusi.
“Ya, kalau misalnya dia (Tri) ingin membatalkan penggunaan stadion, ‘kan bisa dialihkan misalnya ke Lapangan Multiguna atau dimana gitu. Tapi ini sama sekali gak ada solusi. Jadi ini namanya tidak beradab,” pungkas Heri Koswara pada media sebelum pelaksanaaan Jalan Sehat bareng Anies Baswedan.
“Ya, kalau misalnya dia (Tri) ingin membatalkan penggunaan stadion, ‘kan bisa dialihkan misalnya ke Lapangan Multiguna atau dimana gitu. Tapi ini sama sekali gak ada solusi. Jadi ini namanya tidak beradab,” pungkas Heri Koswara pada media sebelum pelaksanaaan Jalan Sehat bareng Anies Baswedan
Heri Koswara juga menyebut Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto membatalkan pengajuan izin GOR PCB secara sepihak tanpa alasan yang jelas dan solusi
“Kami dari PKS sangat kecewa dengan kebijakan Plt Wali Kota Bekasi yang secara sepihak membatalkan izin penggunaan stadion dengan seenak perut dia!,”ucapnya.
Herkos, sapaan akrab Heri Koswara menilai, sikap Plt Wali Kota Bekasi tersebut merupakan tindakan diktator dan memalukan. Sebab, tidak ada alasan secara jelas dan solusi atas pembatalan perizinan penggunaan stadion tersebut.
“Sebelumnya, kami sudah melakukan semua proses dan prosedur. Kami sudah berkomunikasi dengan pihak terkait, kami sudah melakukan survei dan menyepakati untuk tidak menginjak area rumput lantaran akan digunakan untuk pertandingan Bhayangkara dengan PSM Makassar,” tandas Herkos. (*)