Biaya Pemilu Dinilai Terlalu Mahal, Jazilul Fawaid: Perlu Dibahas Sistem yang Lebih Murah

  • Bagikan
MEMBERATKAN: Anggota Komisi III DPR RI Jazilul Fawaid menilai, biaya penyelenggaraan pemilu sangat mahal, sehingga perlu dibahas sistem yang lebih murah dan efisien.

INDOSatu.co – JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Jazilul Fawaid menilai, biaya penyelenggaraan pemilu sangat mahal, sehingga perlu dibahas sistem yang lebih murah dan efisien. Menurut dia, hal ini bisa dimulai dengan membangun sistem aturan yang memunculkan demokrasi yang lebih sederhana.

”Semuanya juga akan mengakui bahwa biaya penyelenggaraan Pemilu sudah mahal. Biaya kompetisi calon juga mahal. Menurut saya, ini perlu dibahas sistem yang memungkinkan semua bisa ikut dan tidak membutuhkan biaya yang mahal,” jelas Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema ’DPR Mengawal Demokrasi Menuju Indonesia Maju’ di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (25/8).

Baca juga :   Respon Peningkatan Penyidikan Sistem Pemilu, Denny: Bukankah MK Ditentang 8 Parpol?

Lebih lanjut, Politisi Fraksi PKB ini juga mengungkapkan perlu adanya kajian yang lebih mendalam terkait berbagai sistem pemilu yang pernah dijalani untuk mencari mana yang lebih efektif.

”Artinya ke depan kita koreksi dan selama pemilihan langsung kan berubah-ubah. Ada sistem terbuka, ada semi terbuka, apa kembali ke proporsional (terbuka)? Yang saya pikir perlu kajian mana yang lebih efektif, toh hasilnya sama saja,” tutup Gus Jazil. (*)

Baca juga :   Novel Anggap Penghinaan, Terkait Tawaran Posisi di BUMN
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *