Berwisata ke Bojonegoro, Belum Lengkap Jika Tidak Berkunjung ke Sendang Grogoland

  • Bagikan
BUKA 24 JAM: Penampakan taman wiisata Sendang Grogoland di Desa Ngunut, Kecamatan Dander yang menyaijikan alam sebagai objeknya.

INDOSatu.co – BOJONEGORO – Kabupaten Bojonegoro memiliki banyak destinasi, salah satunya Sendang Grogoland. Destinasi wisata alam itu ternyata tak lekang oleh waktu. Memasuki musim penghujan, kejernihan airnya masih terjaga dengan baik. Bahkan, baru-baru ini wisata yang berada di Desa Ngunut, Kecamatan Dander memanjakan pengunjung dengan buka hingga 24 jam.

Suguhan pemandangan pohon rindang, bunyi serangga hutan, hingga aktivitas warga setempat menjadi nuasa yang penuh kedamaian untuk sejenak melepas penat. Sendang Grogoland sangat cocok sebagai tujuan wisata keluarga.

Baca juga :   Siapkan Generasi Emas, Lamongan Tanamkan Jiwa Leadership dan Workaholic Sejak Dini

“Kalau malam lebih bagus lagi. Airnya tidak terlalu dingin, pemandangannya banyak lampu. Buka hingga 24 jam karena waktu itu kemarau panjang. Kalau sekarang menyesuaikan keadaan,” ujar Dodik, Kaur Perencanaan Pemerintah Desa Ngunut saat mengiringi tim untuk melihat perkembangan destinasi ini.

Dodik menjelaskan, warga Ngunut yang bermukim di sekitar lokasi Grogoland sengaja membuka warung hingga 24 jam. Hingga kini, ada sekitar lebih dari 30 warung yang dapat mendongkrak perekonomian warga setempat.

Baca juga :   Era Digitalisasi, Bupati Yuhronur Tekankan Pendekatan Dynamic Governance

Bahkan, kata Dodik, warung demi warung terus tumbuh di sekitar lokasi wisata. Menjajakan makanan ringan seperti mie, rujak, hingga baju oleh-oleh bertuliskan Sendang Grogoland. Juga ada kafe kekinian yang sekarang juga buka setiap Sabtu-Ahad.

Untuk harga tiket cukup terjangkau. Tiket masuk sebesar Rp 3.000. Sementara untuk parkir motor Rp 2.000 dan mobil Rp 4.000. Perjalanan dari kota cukup menempuh sekitar 45 menit perjalanan. Bagi warga luar kota, belum lengkap rasanya berwisata jika belum ke Sendang Grogoland. ”Suasana alamnya masih tetap terjaga,” kata salah satu pengunjung. (*)

Baca juga :   Serahkan Sertifikat PTSL, Bupati Lamongan Tegaskan Pemkab Bebaskan BPHTB
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *