INDOSatu.co – Timnas Denmark menyusul lolos ke semifinal Euro 2020 setelah dalam pertandingan perempat final Sabtu (3/7) berhasil menundukkan Timnas Republik Ceko dengan skor 2 -1 di Olympic Stadium, Baku.
Tampil mengejutkan, Denmark unggul cepat lewat gol Thomas Delaney di menit 5. Tak lama kemudian, Kasper Dolberg menggandakannya di menit 42. Sedangkan Ceko yang mencoba mengejar ketinggalan akhirnya mampu bikin gol lewat Patrik Schick di menit 49. Sayangnya gol tersebut membuat Ceko tetap harus angkat koper dari gelaran Euro 2020.
Denmark lolos ke semifinal untuk pertama kalinya sejak 1992. Di empat besar nanti, mereka akan menghadapi Inggris sukses mengalahkan Ukraina.
Kedua tim turun di laga ini dengan kepercayaan diri usai sama-sama meraih kemenangan impresif di babak 16 besar. Ceko mengalahkan Belanda 2-0, sementara Denmark menghajar Wales 4-0.
Bertemu dalam perebutan tiket semifinal di Baku, Denmark mencoba mengambil inisiatif serangan. Hasilnya, Denmark mampu membuka keunggulan ketika laga belum genap lima menit. Dari corner Jens Stryger Larsen, Delaney yang nyaris tak terkawal sukses menjebol gawang Ceko dengan sundulannya.
Ceko berusaha bangkit dan membalas, tapi transisi dari lini tengah mereka masih kurang. Itu membuat serangan-serangan Ceko tidak optimal. Tiga menit sebelum habis waktu normal pertama, Ceko justru kebobolan gol kedua. Diawali crossing manis Joakim Maehle dari sisi kiri, bola disambar oleh Dolberg untuk membawa Denmark memimpin 2-0. Itu adalah gol ke-3 Dolberg di Euro 2020.
Ceko rupanya sadar apa yang harus dibenahi setelah tertinggal 0-2 di babak pertama. Diawali masuknya Jakub Jankto dan Michael Krmencik, Ceko langsung menciptakan dua peluang bagus di menit awal babak kedua. Beberapa menit berselang, Ceko bahkan mendapatkan gol yang mereka incar. Berkat umpan matang Vladimir Coufal dari sisi kanan, sang bomber utama Patrik Schick mencetak golnya yang ke-5 di turnamen ini. Ceko 1, Denmark 2.
Setelah itu, Denmark melakukan beberapa pergantian yang mengindikasikan kalau mereka bakal tampil sedikit lebih bertahan. Namun, jual-beli serangan tetap tersaji di atas lapangan.
Dimotori Tomas Soucek yang main dengan balutan perban di kepala, Ceko beberapa kali mencoba membobol gawang Denmark, tapi tak juga membuahkan gol kedua. Sementara itu, beberapa ancaman Denmark masih bisa dinetralisir oleh kiper Tomas Vaclik.
Memasuki 10 menit terakhir dan tak kunjung bisa menyamakan kedudukan, Ceko terlihat frustrasi. Pelanggaran-pelanggaran yang membuahkan kartu kuning pun seolah tak dapat dihindari.
Wasit memberi tambahan waktu enam menit. Ceko terus membombardir pertahanan Denmark, sedangkan Denmark mulai terlihat gugup. Namun, Denmark sanggup mempertahankan keunggulan mereka, dan lolos ke semifinal untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada edisi 1992 silam. (*)