INDOSatu.co – BOJONEGORO – Ketua Forikan Provinsi Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak melakukan kunjungan ke Bojonegoro. Kunjungan istri Wagub Jatim, Emil Dardak itu untuk mengampanyekan Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Sobontoro, Kecamatan Balen. Acara tersebut juga dirangkai dengan tebar benih ikan lokal, di Desa Sidobandung, juga di Kecamatan Balen, Selasa (15/03).
Kegiatan tersebut merupakan upaya Pemerintah Pusat hingga Desa dalam peningkatan kebutuhan gizi masyarakat dan peningkatan angka konsumtif ikan serta pencegahan kasus stunting di Kabupaten Bojonegoro.
Perlu diketahui bahwa pada tahun 2020, angka konsumsi ikan Bojonegoro mencapai 30,46 kg per kapita/tahun. Dan potensi perikanan di Kabupaten Bojonegoro, terutama warga di sepanjang aliran Bengawan Solo dan beberapa daerah yang sumber airnya tersedia sepanjang tahun, diyakini masih dapat dikembangkan lebih optimal lagi.
Karena itu, dengan berbagai kebijakan, program, dan kegiatan Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan, perlu diprioritaskan pada daerah kawasan yang potensial untuk meningkatkan produksi ikan.
Mengingat pentingnya kesadaran masyarakat akan kebutuhan gizi anak usia dini, khususnya protein hewani, kampanye Gemarikan memfokuskan pada peningkatan gizi 1.000 hari pertama kehidupan. Selain bermanfaat dalam peningkatan gizi anak usia dini, kandungan gizi dalam ikan sangat relevan untuk mendukung program pencegahan kasus stunting.
Menyampaikan sambutan Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, Asisten Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati menjelaskan, bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran pentingnya gizi individu maupun kolektif masyarakat dengan gemar mengkonsumsi ikan.
“Karena itu, saya mengajak ibu-ibu yang hadir pada acara ini untuk dapat mengolah ikan agar menarik untuk dihidangkan di meja makan dengan berbagam olahan,’’ terang Ninik.
Ketua Forikan Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak dalam sambutannya, mengajak masyarakat agar menyajikan menu olahan ikan untuk dikonsumsi keluarga. Selain kandungan gizi yang baik untuk menunjang perkembangan fisik dan otak, kandungan gizi ikan juga sangat baik dalam mencegah stunting.
“Pemenuhan gizi anak sejak usia dini menjadi tugas kita bersama, sehingga kami bersama-sama dari jajaran pemerintah pusat, daerah hingga desa mencoba mengampanyekan serta memenuhi kebutuhan protein hewani melalui kegiatan ini. Kita akan melaksanakan tebar benih di Embung Sidobandung dan selanjutnya akan dikelola Bumdes dan dinikmati hasilnya oleh masyarakat.” jelas Arumi.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Forikan memberikan bantuan 200 paket produk ikan kepada 200 penerima atau masyarakat Sobontoro dan Mulyoagaung secara simbolis. Selanjutnya, rombongan yang terdiri dari Ketua Forikan Jawa Timur, didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Prov. Jatim, Kepala Bakorwil Bojonegoro, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Pemkab Bojonegoro, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Pemkab Bojonegoro, serta Pemerintah Desa Sidobandung, menebar sebanyak 25.000 benih ikan lokal di Embung Desa Sidobandung. Berbagai jenis ikan yang ditebar di embung seluas 300×80 meter, diantaranya Ikan Baderbang, Ikan Sengkaring, Ikan Muraganting, Ikan Tawes, dan Ikan Nilem. (*)