INDOSatu.co – JAKARTA – Usai pasukan Israel menggelar aksi kekerasan di Jenin sejak Senin (3/7) yang menewaskan 12 warga Palestina dan melukai lebih dari 100, Israel kini mulai meluncurkan roket-roketnya ke Jalur Gaza.
Negara Zionis itu berdalih serangan ke Gaza itu sebagai aksi balasan. Menyikapi perkembangan tersebut, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Fadli Zon menyampaikan pandangannya aksi Israel tersebut.
“Serbuan Israel ke Jenin semakin menegaskan tak ada masa depan perdamaian di rezim Israel sekarang. Mereka sudah terbiasa menyerang warga sipil Palestina termasuk yang tak berdaya seperti di kamp-kamp pengungsian. Lebih biadab lagi, Israel menyerang rumah sakit,’’ kata Fadli dalam keterangan tertulis, Rabu (5/7).
Dilihat dari sudut manapun, kata Fadli, aksi brutal Israel itu tak bisa dibenarkan dan dibiarkan. Fadli tidak lagi sedang bertanya ihwal pelanggaran Israel atas hukum internasional dan kemanusiaan. Tapi Fadli justru mempertanyakan solidaritas kemanusian komunitas global.
Karena itu, Fadli mendesak DK PBB agar bertindak atas kekerasan Israel yang terus berulang. Tapi kenyataannya, ungkap Fadli, hingga kini tak ada respon apapun.
“PBB seperti tak berfungsi dalam kasus Palestina. Israel harus dikutuk. Tapi PBB juga harus dikoreksi dan direformasi. PBB harus mengambil langkah konkret. Jika tidak, kekerasan akan terus memanas, termasuk adanya aksi-aksi balasan dari Jalur Gaza. Perdamaian di sana sepertinya masih sangat sulit diwujudkan, bahkan mungkin mustahil,” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.
Wakil Presiden Liga Parlemen Dunia untuk Al-Quds (the League of Parliamentarians for Al Quds) ini, turut menegaskan komitmen DPR untuk terus melakukan langkah-langkah nyata dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina.
“Pada pertengahan Juli ini kita akan menghadiri pertemuan Parlemen Negara-negara OKI di Pantai Gading. BKSAP DPR RI akan mengusulkan langkah-langkah konkret parlemen OKI untuk menghentikan kekerasan Israel,’’ kata alumni Universitas Indonesia (UI) ini.
DPR RI, kata Fadli, akan mendesak negara-negara OKI bertindak tegas terhadap Israel, termasuk menolak segala upaya normalisasi dengan Israel. Fadli mengakui bahwa pihaknya juga diundang ke Ramallah akhir Juli ini untuk menghadiri konferensi terkait Nakba.
‘’Intinya, DPR selalu bersuara tegas mendukung kemerdekaan Palestina di berbagai forum parlemen internasional dan mengutuk kebiadaban Israel,” tutup Anggota Komisi I DPR RI ini. (*)