INDOSatu.co – YOGYAKARTA – Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 makin dekat, dukungan untuk pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Gus Imin) terus berdatangan. Di Grand Rohan Hotel Yogyakarta, Sabtu (16/12) misalnya, ratusan perwakilan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Indonesia berkumpul dalam Temu Kangen HMI.
Selain acara Temu Kangen HMI, di akhir acara, mereka juga mendeklarasikan dukungan kepada capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar pada Pilpres 2024. Hadir dalam acara tersebut tokoh-tokoh Tim Pemenangan Nasional (Timnas) AMIN seperti Abdullah Hehamahua, Ni’matul Huda, Untoro Hariadi, dan lain sebagainya.
Panitia Temu Kangen Alumni HMI, Bambang Haryanto mengatakan, acara ini dilatarbelakangi dari akal sehat untuk menjadikan salah satu kader terbaik HMI Anies Baswedan sebagai pemimpin tingkat nasional.
“Anies Baswedan salah satu kader atau alumni HMI terbaik, saatnya kita dorong menjadi orang nomor satu di negeri ini,” kata Bambang di sela-sela acara Temu Kangen HMI, Sabtu (16/12).
Dia mengungkapkan, selama ini memang sudah ada alumni HMI yang menjadi pemimpin nasional. “Kita pernah punya kader di kelas dua atau Wakil Presiden yakni Jusuf Kalla dua periode. Kini ada kesempatan alumni HMI untuk menjadi nomor satu, presiden. Ini momentum, sehingga kita dukung,” jelasnya.
Alumni IST AKPRIND Yogyakarta ini mengungkapkan hal mendasar mendukung Anies Baswedan menjadi Presiden 2024-2029 dari sisi prestasi dan rekam jejak. Salah satunya Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI Jakarta dianggap sukses dengan hasil kerja yang secara kasat mata dan secara lansgung dirasakan manfaatnya.
Kesuksesan Anies Baswedan memimpin DKI Jakarta menjadi referensi bagi alumni HMI mendukung capres-cawapres usungan Koalisi Perubahan.
“Ini menjadi referensi bagi kami, karena Jakarta merupakan miniatur Indonesia, sehingga bisa kita tarik kesimpulan bahwa Pak Anies Baswedan mampu memimpin secara nasional atau menjadi Presiden RI,” jelasnya.
“Kami yakin dengan kemampuan yang ada pretstasi dan rekam jejak yang ada, sangat mungkin bisa diteruskan di level nasional menjadi Presiden,” imbuh Bambang.
Menurut dia, peserta Temu Kangen HMI dihadiri 160-an orang dari semua pulau ada; Sumatera, Jawa, NTB, Kalimantan, Sulawesi. Setelah deklarasi dukungan, para alumni HMI pro Anies Baswedan akan bergerak menggalang dukungan untuk pemenangan pasangan AMIN (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Dia mengatakan para alumni ini bergerak bukan atas nama institusi KAHMI, melainkan murni personal yang punya kesadaran mewujudkan Indonesia lebih baik bersama Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
“Kita menyadari dalam HMI ada garis perjuangan namanya independensi, namun memberikan kebebasan kepada anggota untuk aspirasi politik ke mana. Yang hadir di sini punya kesamaan aspirasi mendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar,” jelasnya.
Relawan Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI) ini mengungkapkan, alumni pro AMIN akan bererak menggalang dukungan baik secara internal maupun eksternal. “Internal artinya teman-teman alumni HMI yang satu frekuensi dan jumlahnya mayoritas mendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar,” tegasnya.
Sedangkan eksternal, yakni bergerak di komunitas masing-masing seperti di jaringan relawan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, partai, keumatan, dan lainnya. “Semua jalur kami pakai dengan satu tujuan untuk pemenangan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar,” katanya. (*)