Bertemu Gus Najih Maimun, LaNyalla Diberi Kaligrafi. Ternyata Ini Tujuannya….

  • Bagikan
PEMBERIAN PENUH MAKNA: KH Muhammad Najih Maimun (kiri) memberi kaligrafi Surat Ad-Dhuha ayat 11 kepada Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mattalitti.

INDOSatu.co – MAKKAH – KH Muhammad Najih Maimun, yang biasa disapa Gus Najih, putra kedua almarhum KH Maimun Zubair memberi kaligrafi yang bertuliskan Ayat 11 Surat Ad-Dhuha kepada Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat keduanya bertemu di Makkah, Rabu (13/7) siang waktu setempat.

Bukan hanya itu. Gus Najih juga mendoakan LaNyalla agar tercapai hajat yang diikhtiarkan untuk memperbaiki bangsa dan negara ini ke depan. “Insya Allah apa yang menjadi hajat, terkabul, untuk kemaslahatan bangsa dan negara ini, sehingga menjadi lebih baik lagi,” ucap Gus Najih.

Baca juga :   Hadiri Santunan di Ponpes Al-Musri, LaNyalla Didaulat Jadi Bapak Yatim Indonesia

Dikatakan Gus Najih, karena LaNyalla istiqamah salat Duha, ia pun sengaja memilih kaligrafi yang berisi penggalan ayat dari Surat Ad-Dhuha. “Dan ini tafsirnya agar kita mensyukuri nikmat Allah SWT, karena dengan mensyukuri, Allah pasti menambah nikmat kepada kita,” tambahnya.

Dalam sejumlah literatur, ayat 11 surat Ad-Dhuha memiliki tafsir bahwa Allah menegaskan lagi kepada Nabi Muhammad agar memperbanyak pemberiannya kepada orang-orang fakir dan miskin serta mensyukuri, menyebut, dan mengingat nikmat Allah yang telah dilimpahkan kepadanya.

Baca juga :   LaNyalla: Akibat Amandemen Berlebihan, Negara Dijalankan Suka-Suka

Menyebut-nyebut nikmat Allah yang telah dilimpahkan kepada manusia bukanlah untuk membangga-banggakan diri, tetapi untuk mensyukuri dan mengharapkan orang lain mensyukuri pula nikmat yang telah diperolehnya.

LaNyalla berterima kasih atas perhatian dan doa untuk dia dari Gus Najih tersebut. LaNyalla mengaku bersyukur dapat bertemu dengan Gus Najih di Makkah, saat sama-sama melaksanakan ibadah Haji 1443 hijriyah.

Baca juga :   Soal Sengketa Tol Cisumdawu, Wabup Sumedang: Insya Allah selesai di Tangan Pak LaNyalla

“Doa dari orang alim yang diucapkan di Tanah Suci, insya Allah mustajab dan langsung menembus Arsy’, amiin,” tukas LaNyalla yang memang dikenal dekat dengan para ulama dan kyai.

Gus Najih memang dikenal kealimannya. Bahkan, salah satu ulama Makkah, Sayyid Muhammad meminta langsung Gus Najih untuk menjadi muridnya di Makkah, pada tahun 1982 silam. Dan Gus Najih belajar selama beberapa tahun kepada Sayyid Muhammad di Makkah. (adi/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *