Minta Junjung Fair Play, Manajer Timnas Berharap Teror Laser Suporter Bahrain Tak Terulang

  • Bagikan
MINTA FAIR PLAY: Manajer Timnas Indonesia, Sumardji (kanan) mengimbau suporter Bahrain tidak menggunakan laser saat laga Timnas Bahrain vs Timnas Garuda di Stadion Nasional, Bahrain, pada Kamis (10/10).

INDOSatu.co – JAKARTA – Pertandingan lanjutan putaran ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Bahrain dan Timnas Indonesia tinggal satu hari lagi. Kedua tim yang akan berlaga di Stadion Nasional Bahrain, Kamis 10 Oktober 2024 malam.dipastikan bakal tampil optimal demi meraih poin penuh.kualifikasi Piala Dunia 2026.

Manajer Timnas Indonesia, Sumardji mengatakan, pihaknya sangat menantikan kehadiran dukungan suporter Indonesia ke Stadion Nasional Bahrain, Kamis 10 September 2024 nanti. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada KBRI yang sudah memfasilitasi para suporter sebagai salah satu wujud dukungan terhadap skuad Garuda.

Baca juga :   Ungguli LaNyalla, Erick Thohir Resmi Pimpin PSSI Periode 2023-2027

“Dengan kehadiran para suporter yang langsung di Bahrain, tentu akan memberikan dampak positif bagi Timnas Indonesia. Kami juga ingin berterima kasih kepada KBRI dan juga rekan suporter. Kehadiran rekan-rekan akan membawa kebaikan dan menambah semangat para pemain untuk bisa mendapatkan tiga poin,” ujar Sumardji dalam keterangannya seusai menjalani Match Coordination Meeting (MCM), Rabu 9 Oktober 2024.

Sumardji juga mengimbau kepada para suporter tuan rumah untuk dapat mendukung tim dengan cara yang mengedepankan asas fair play. Jangan sampai penggunaan laser seperti yang dilakukan dalam pertandingan antara Bahrain versus Jepang terjadi kembali di pertandingan nanti.

Baca juga :   Pulang TC dari Jerman, Bima Sakti Terus Matangkan Timnas U-17 Indonesia

“Teruntuk suporter tim lawan (Bahrain), kami berharap agar tidak lagi menggunakan cara yang tidak baik seperti menggunakan laser dan diarahkan ke pemain Timnas Indonesia dan itu sangat mencederai azas fair play. Dengan demikian, pada saat MCM sudah kami sampaikan supaya tidak terulang kembali seperti pertandingan antara Bahrain melawan Jepang,” tegasnya.

Baca juga :   Pengurus PBSI Dikukuhkan, Bupati Anna: Program Kerjanya Bentuk Pengurus dan Klub

Dengan begitu, Sumardji berharap pertandingan dapat disajikan dengan baik. Apalagi kedua tim telah mempersiapkan semuanya dengan sangat matang demi mendapatkan hasil terbaik.

“Harapan kami kepada para pemain, mereka bisa berjuang dengan penuh rasa tanggung jawab, karena harapan kita adalah menang. Kita ingin menang di Bahrain dengan segala bekal yang telah diberikan oleh pelatih kepala. Bermain all out, bermain untuk Garuda, bermain untuk bangsa dan negera kita,” ujar Sumardji mengakhiri pembicaraan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *