BNN dan Kemenkum-HAM Jateng Bangun Sistem Cegah Narkoba di LP

  • Bagikan
BERSIH NARKOBA: Yulianto Prabowo dan Kepala BNN Jawa Tengah, Purwo Cahyoko menyerahkan penghargaan kepada Kepala Lapas Wanita Bulu Semarang, Kristiana Hambawani dengan disaksikan Kakanwil Kumham Jateng A. Yuspahruddin.

INDOSatu.co – SEMARANG – Penanggulangan narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) bakal ditundaklanjuti ke level yang lebih serius. Kemenkum dan HAM Jawa Tengah akan membangun sistem pencegahan narkoba guna mewujudkan Lembaga Pemasyarakatan Bersih Narkoba atau yang dikenal dengan nama “Lapas Bersinar.”

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, Purwo Cahyoko mengatakan, pembangunan sistem terintegrasi merupakan langkah strategis dan komprehensif dalam penanganan permasalahan narkoba di dalam lapas yang meliputi aspek pencegahan dan pemberdayaan penghuni lapas, pengendalian pemberantasan narkoba, dan rehabilitasi.

Baca juga :   Satpol PP Bongkar Lapak Pedagang Liar di Kawasan Johar

”Fakta yang saat ini terjadi terkait dengan persoalan narkoba di lapas. Berdasarkan temuan dari Ditjen Pemasyarakatan, bahwa 46 persen penghuni rutan dan lapas dihuni oleh tahanan dan napi kasus narkoba,” katanya, Senin (22/11).

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Jawa Tengah yang diwakili oleh Yulianto Prabowo, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat Provinsi Jawa Tengah, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, Purwo Cahyoko,dan Kakanwil Kumham Jateng A. Yuspahruddin.

Baca juga :   PT KAI Eksekusi Rumah Dinas Jalan Veteran Semarang

Ditambahkan oleh Purwo, terkait pembangunan sistem pencegahan di lembaga pemasyarakatan, BNN tidak bisa bekerja sendiri. Kerjasama menjadi kata kunci dalam upaya mengamankan lapas agar narkoba tidak lagi bisa masuk.

“Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah mendukung dan selalu bersinergi menjadikan Lapas Kelas II A Wanita Semarang menjadi lapas bersinar (bersih narkoba, Red) dengan melakukan sosialisasi bahaya narkoba dengan cara membentuk relawan dan penggiat anti narkoba yang berasal dari sipir dan warga binaan,” tambahnya.

Baca juga :   Demi Kelancaran Panitia, Pengusaha Cleaning Service Pinjamkan Dua Mobil untuk Muktamar

Kakanwil Kumham Jateng A. Yuspahruddin mengatakan, penghargaan dari BNNP Jawa Tengah menjadi bukti nyata komitmen dan konsistensi Lapas Perempuan Semarang dalam mewujudkan pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Dengan dipilihnya LPP Semarang sebagai Lapas Bersinar, akan memberi semangat kepada UPT lainnya untuk meraih pencapaian yang sama. Semoga LPP Semarang tetap mempertahankan predikat Lapas Bersinar dan WBBM,” katanya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *