INDOSatu.co – JAKARTA – Politikus senior Partai NasDem Bestari Barus menepis isu soal kemungkinan pihaknya batal mendukung Anies Baswedan pada Pilgub Jakarta ini. Dia menegaskan tidak ada nama lain yang bakal diusung NasDem selain mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Karena itu mereka sekarang menunggu langkah Anies mengajak partai lain untuk berkoalisi, mengingat Partai NasDem tidak bisa sendiri dalam mencalonkan. Termasuk menunggu Anies menemukan calon wakil gubernur yang akan mendampinginya.
Dia pun memastikan Anies dan pasangannya akan didaftarkan ke KPU kalau sudah memenuhi persyaratan dukungan partai.
“Bagi NasDem, Anies Baswedan itu top priority untuk dicalonkan sebagai cagub Jakarta. Sudah tak ada nama lain lagi untuk itu. Semoga Bung Anies segera menemukan partai yang sejalan untuk berkoalisi dan juga menemukan pasangannya yang cocok untuk segera didaftarkan ke KPU sebagai paslon. Bismillah. Salam restorasi,” jelas Bestari kepada wartawan, Kamis (1/8).
Isu kemungkinan Anies bisa batal diusung NasDem ini disampaikan Ahmad Sahroni kemarin. Bendahara Umum DPP Partai NasDem ini menyebut calon yang saat ini sudah memegang rekomendasi dari partai belum tentu didaftarkan ke KPU. Karena dinamika politik sangat dinamis.
Saat ditanya awak media apakah kemungkinan batal dukung yang disinggung itu termasuk kepada Anies, Sahroni tak menjawab dengan jelas. Namun yang pasti dia mengaku belum melihat langsung surat rekomendasi partainya kepada Anies.
“I don’t know. Gue sebagai orang NasDem aja belum tahu (surat rekomendasi kepada Anies). Gue sebagai orang NasDem belum tahu, karena bukan di Bappilu (Badan Pemenangan Pemilu) gue ya,” imbuhnya.
Terkait pernyataan Sahroni ini, Sekjen Partai NasDem, Hermawi Taslim juga sudah menanggapi. Dia menyebut Sahroni bukan bagian Bappilu NasDem sehingga tidak mengetahui soal pilkada. “Sahroni kan bukan Bappilu. Jadi dia enggak tahu (soal rekomendasi perihal pilkada),” kata Hermawi kemarin.
Sebagaimana diketahui, selain NasDem sejumlah partai lainnya juga sudah menyatakan dukungan kepada Anies Baswedan. Seperti PKS dan PKB. Bila NasDem menyerahkan kepada Anies menentukan cawagub bahkan melarang kadernya yang ditunjuk, PKS mensyaratkan kadernya Sohibul Iman sebagai cawagub. Sementara Dukungan PKB baru sebatas tingkat DPW Jakarta.
Selain ketiga partai itu, PDIP dan PAN juga disebut-sebut siap mengusung Anies. Tapi dua partai ini juga mensyaratkan agar wakil Anies berasal dari kader mereka. (*)