Relawan Anies Paling Semangat Pilih Opsi Dirikan Partai dan Ormas Perubahan

  • Bagikan
KEMBALI DIUSULKAN: Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara resmi diusulkan DPW PKS Jakarta untuk kembali dicalonkan dalam Pilgub DKI Jakarta November mendatang. Anies dinilai sukses memimpin Jakarta pada periode pertama.

INDOSatu.co – JAKARTA – Relawan Anies Baswedan paling banyak memilih opsi mendirikan partai dan organisasi kemasyarakatan Gerakan Perubahan sebagai wadah untuk memperjuangkan agenda-agenda perubahan selama lima tahun ke depan pasca-Pilpres 2024.

Tiga opsi lainnya adalah pembentukan Koperasi Relawan Anies, pendirian Yayasan, dan Calon Kepala Daerah Perubahan yang mewadahi atau mendorong para relawan yang siap menjadi tokoh penerus Anies Baswedan dalam momen Pilkada 2024 ini.

Tujuan akhir kelima wadah yang sedang diinisiasi tersebut adalah mendorong dan memperjuangkan Anies Baswedan menjadi Presiden RI pada Pilpres 2029 mendatang.

Kelima opsi tersebut muncul dalam pertemuan ribuan relawan dari berbagai simpul melalui Zoom pada Sabtu siang, 27 April 2024 akhir pekan kemarin.

Baca juga :   Izin Opersional Ponpes Siddiqiyyah Jombang Dipulihkan, Muhadjir: Agar Santri Tenang Belajar

Masing-masing dari lima opsi wadah tersebut kemudian diwadahi dalam grup Whatsapp yang kemudian disebar pada pukul 21.00 WIB, Sabtu malam itu juga, terutama ke berbagai grup WA simpul-simpul relawan Anies Baswedan.

“Memang rata-rata di awal itu yang memilih ormas jauh lebih banyak. Ormas itu sekarang sudah dua grup. Satu grup 1.025 (anggota),” jelas koordinator pertemuan Dr. Robi Nurhadi kepada wartawan, Senin (29/4).

“Karena mungkin (relawan) yang background-nya partai dan tidak ingin ke partai lagi, jadi milihnya ormas,” lanjut Robi, yang juga Kordinator Sahabat Anies Internasional (SAI) ini.

Baca juga :   Dilaporkan karena Kritisi PSN PIK-2 dan Wilayah Lain, Said Didu Siap Hadapi

Selain ormas, para relawan juga antusias untuk mendorong pembentukan Partai Perubahan. Hal itu terlihat dari besarnya jumlah relawan yang bergabung ke dalam grup WA yang mewadahi opsi tersebut.

“Tapi gelombang minta partai juga besar. Per hari ini (Senin kemarin, redfull yang untuk WA group Partai Perubahan. Itu 1.025 (anggota). Yang antre masuk ada ratusan,” ungkap dosen Universitas Nasional (Unas) Jakarta ini.

Baca juga :   Upaya Terakhir Moeldoko Tamat, MA Tolak PK, AHY Sah Tetap Pimpin Partai Demokrat

Menariknya, tidak hanya relawan yang ikut bergabung. Tapi sejumlah tokoh termasuk dari keluarga mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

“Bahkan saya diinfokan oleh anggota, di WA group Partai Perubahan ada Pak Aziz Baswedan, saudaranya Pak Anies. Artinya beliau (Aziz Baswedan) ikut memantau,” ucapnya.

Sambutan dari daerah untuk pembentukan Partai Perubahan ini juga sangat besar. Bahkan saat ini hampir separuh provinsi yang ada di Indonesia sudah membentuk grup WA sendiri.

“Bayangkan dalam satu hari, hari Minggu, WA group Partai Perubahan sudah terbentuk di hampir setengah provinsi di Indonesia,” tandasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *