Gus Nadir Minta PBNU Netral, Gus Ipul: Dukungan Pengurus Tak Catut Organisasi

  • Bagikan
DUA ARAH: Sekjen PBNU Siafullah Yusuf (kiri) dan Nadirsah Hosen, cendekiawan NU terkait PBNU di tengah hiruk pikuk menjelang Pilpres 2024. (foto: tangkapan layar).

INDOSatu.co – JAKARTA – PBNU terus menjadi sorotan banyak pihak. Itu karena organisasi ini memberikan instruksi kepada strukturalnya agar mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.

Tokoh muda NU Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir salah satu sosok yang terus meminta agar PBNU kembali kepada politik kebangsaan.

“Saya menyampaikan secara terbuka usulan “jalan keluar” kepada PBNU lewat Gus Ipul (Sekjen PBNU),” kata Gus Nadir dikutip Instagram @nadirsyahhosen_official, Rabu, 24 Januari 2024.

Usulan pertama, mohon diumumkan secara resmi di acara Konferensi Besar dan Harlah NU di Jogjakarta pada 30-31 Januari bahwa PBNU tidak berpihak ke Paslon 02 ataupun 01 dan 03.

Baca juga :   Single Out Jadi Kenyataan, Bentuk Tim Advokasi, Partai Ummat Bakal Ajukan Gugatan ke Bawaslu

“Minta secara tegas seluruh struktur pengurus dari pusat sampai ke bawah untuk menjaga marwah NU dengan tidak terlibat dukung-mendukung baik secara formal maupun non formal. Yang sudah bergerak, harus dibatalkan. Jadikan ini perintah khusus Rais Am di dua acara resmi tersebut,” jelasnya.

Kedua, dimohon agar PBNU mengundang semua paslon dan timses untuk diberi taushiyah oleh Rais Am tentang pentingnya menjaga Pilpres yang jurdil, aman dan damai, agar Indonesia selamat, dan untuk menjaga ajaran Aswaja di tanah air.

Baca juga :   Dianggap Tidak Pro-Aktif, KPK Akhirnya Ultimatum Mardani H. Maming

“Ini netralitas PBNU yang hakiki dan sebenarnya. Bukan dengan cara mengumpulkan dan menggerakkan struktur untuk memenangkan satu putaran paslon 02 seperti info meresahkan yang beredar belakangan ini,” katanya.

“Kalau usulan saya diterima, maka PBNU akan terlihat memainkan peranannya sebagai perekat bangsa dan berdiri di atas semua kelompok yang ada, serta merangkul semua paslon dan timses untuk menjaga NKRI. Mudah untuk dilakukan, bukan?,” ujarnya.

Baca juga :   Jalani Wukuf, Jamaah Haji Disarankan Banyak Zikir, Berdoa dan Gaungkan Kalimat Tauhid

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf mengatakan, justru karena informasi dari Gus Nadir tersebut, struktur NU di bawah makin menguatkan untuk mendukung pasangan Prabowo-Gibran. Gus Ipul mengaku bahwa menghadapi Pilpres PBNU sudah sangat hati-hati.

”Beda dengan PBNU dalam menyikapi Pemilu setelah reformasi,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul juga menyinggung dukungan dukungan struktur bawah NU dari berbagai daerah, termasuk di PCNU Semarang belum lama ini. Dukungan yang mereka berikan tidak menggunakan simbol organisasi, sehingga tidak dianggap melanggar dan tidak ada masalah. (adi/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *