Ngaku Dikenalkan Gus Dur, Cak Imin Ziarahi Makam Habib Husein Luar Batang

  • Bagikan
MAKAM KEKASIH ALLAH: Cawapres Muhaimin Iskandar (tengah, belakangi kamera) saat berziarah ke makam Habib Husien Luar Batang, di Jakarta Utara, Selasa (2/1).

INDOSatu.co – JAKARTA – Calon Wakil Presiden RI nomor 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) melakukan ziarah ke Makam Habib Husein Luar Batang, Jakarta Utara, Selasa, 2 Januari 2024 malam. Menurut Cak Imin, Habib Husein merupakan seorang ulama sufi yang dahsyat.

“Tadi kita ziarah ke Habib Husein Luar Batang, seorang ulama Sufi yang kita sebut sebagai Wali, kekasih Allah,” kata Cak Imin dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (2/1).

Baca juga :   Tinjau Penanaman Tebu di Mojokerto, Jokowi: Varietas Baru Tunjukkan Hasil Luar Biasa

“Di mana kalau kita berdoa di makam beliau, ibaratnya konsentrasinya menjadi sangat kuat dan cenderung mayoritas mengakui,” sambungnya.

Ziarah ke Makam Habib Husein, kata Cak Imin, diperkenalkan oleh Presiden RI ke-4 KH Abdurahman Wahid (Gus Dur), bahwa doa di makam wali itu cenderung dimudahkan segala urusan.

“Saya dikenalkan oleh Gus Dur di makam itu dan cenderung doa-doa kita lancar terus semua usaha kita mudah,” ucap tokoh asli Jombang, Jawa Timur, itu.

Baca juga :   Disambangi Pengurus PPP, Cak Imin Beri Dukungan Moril PPP di PHPU Pileg

Sebelumnya, Cak Imin mengunjungi nelayan di Muara Angke. Di sini Cak Imin melakukan dialog dengan para nelayan. Para nelayan, kata Cak Imin, mengeluhkan susahnya mendapatkan BBM dan lain-lain.

“Penyediaan itu minimal 100 liter, padahal kemampuan belinya terbatas, sehingga harus mendapatkan solar dengan harga yang mahal, bisa naik 30 persen,” imbuhnya.

Baca juga :   Tolak Usulan Kenaikan Biaya Haji 2024, Legislator PKS Berikan Solusi Rasional

Cawapres dari Koalisi Perubahan itu menegaskan, bahwa jika AMIN (Anies-Muhaimin) menang, akan memberikan BBM gratis untuk nelayan kurang mampu.

“Jadi, kita akan beri gratis untuk nelayan yang kapasitas miskin ya. Ini aksesnya tentu tidak lagi menggunakan subsidi melalui BBM, tetapi subsidinya melalui data-data kemiskinan. Data-data kemiskinan akan mendapatkan akses BBM,” tegas Cak Imin. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *