Jelang HUT ke-78 RI, Dispora Lamongan Gelar Seleksi Ketat untuk 76 Capaska

  • Bagikan
SUPPORT CAPASKA: Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (tengah, kaus kuning) menyampaikan motivasi kepada capaska agar tampil prima saat pelaksanaan upacara 17 Agustus mendatang.

INDOSatu.co – LAMONGAN – Sebanyak 76 calon pasukan pengibar bendera pusaka (Capaska) Kabupaten Lamongan gencar latihan jelang hari ulang tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia. Latihan yang dilaksanakan mulai 25 Juli sampai dengan 17 Agustus ini tidak hanya seputar baris-berbaris, namun juga tentang kedisiplinan, rasa solidaritas, dan tentu jiwa nasionalisme.

“Latihan untuk Capaska sudah dimulai dan intensif dilaksanakan seminggu 6 kali. Tujuan kegiatan pelatihan Capaska, demi keberhasilan saat pengibaran bendara nanti. Disisi lain juga untuk pengembangan diri guna meningkatkan kedisiplinan, solidaritas, dan tentu jiwa nasionalisme pada generasi bangsa,” tutur Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lamongan Erwin Sulistya Pambudi saat ditemui di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Senin (31/7/2023) siang ini.

Baca juga :   Capaian Indikator Sosial Ekonomi Kabupaten Lamongan 2024 Bergerak Positif

76 Capaska sebelumnya telah menjalankan rangakaian seleksi sejak Februari lalu. Seleksi yang dilakukan meliputi seleksi parade, seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelejensia Umum (TIU), seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB), seleksi Kesemaptaan dan seleksi kepribadian.

“Sebenarnya kita ada 2 jalur, yakni seleksi jalur undangan dan pemilihan langsung. Kalau jalur undangan kita sebar ke seluruh sekolah, dan yang jalur pemilihan langsung itu, berlaku untuk sekolah-sekolah dalam kota, yangmana para pelatih (anggota Kodim 0812, Polres, Sub Kogartap 0812, Satpol PP, PPI Kabupaten Lamongan) terjun langsung untuk melakukan seleksi,” terang Erwin.

Baca juga :   Pemkab Lamongan Dukung Revitalisasi Pelestarian Perahu Ijon-Ijon Jadi Warisan Budaya

Selanjutnya Erwin juga menyatakan bahwa Capaska Lamongan tahun ini formasinya lengkap mulai pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45. Total pasukan memang ada 78, namun 2 diantaranya merupakan Capaska tingkat Provinsi. ”Sedangkan 6 diataranya merupakan cadangan. Untuk tim intinya sendiri terdiri dari putri 41 dan putra 35,” katanya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *