Momentum Salat Idul Adha, Bupati Anna Sampaikan 17 Keberhasilan Program Prioritas

  • Bagikan
BERKURBAN: Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah (kiri) secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada Ketua Takmir Masjis Agung Darussalam, KH Maimun Syafi'i, Kamis (29/6).

INDOSatu.co – BOJONEGORO – Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah/2023 menjadi momentum penting napak tilas sejarah pengembaraan spiritual yang berujung pada tauhid yang dijalankan oleh Nabi Ibrahim AS. Dalam dimensi hablum minallahu, idul kurban mengajarkan peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT dengan jalan mengorbankan sebagian harta sebagai bentuk pengabdian dan syariat Allah.

Sementara dalam dimensi hablum minnanas, ibadah kurban merupakan wujud solidaritas sosial terhadap sesama umat manusia, kesediaan untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan, yakni fakir miskin, anak yatim, dan orang-orang yang kurang beruntung secara ekonomi akan memperkuat ikatan sosial antara sesama manusia dan membantu mengurangi kesenjangan sosial. Dengan demikian, ibadah berkurban juga mampu menciptakan tatanan masyarakat yang lebih harmonis dan berkeadilan.

Baca juga :   Pemkab Bojonegoro Sukses Antarkan UMKM Unggulan ke Kancah Internasional

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah pada kesempatan salat Idul Adha di Masjid Agung Darussalam, Kamis (29/6).

Dalam kurun waktu kepemimpinan Bupati Anna, mulai tahun 2018 hingga pertengahan tahun 2023, Pemkab Bojonegoro telah berhasil mewujudkan 17 program prioritas mulai dari infrastruktur jalan hingga jembatan, sehingga dikenal dengan sebutan “Bojonegoro nglenyer”. Di sektor pertanian, Pemkab Bojonegoro juga telah mendorong produktivitas kepada petani dengan Program Petani Mandiri (PPM).

Baca juga :   Ditemui Kabid Pendidikan, Hanya Dua yang Timbul Masalah dari 13 SDN yang Dimerger

Selain itu, lahirnya Perda tentang Penyelenggaraan Pendidikan sebagai bukti proram untuk mendukung Madrasah Diniyyah serta memberi pelayanan terbaik bagi sekolah SD hingga SLTA, serta memberikan tambahan insentif kepada Guru Tidak Tetap (GTT). Dalam upaya untuk mendorong pelayanan kepada warga, Pemkab telah menaikkan insentif bagi RT dan RW sebesar 100 persen dari insentif sebelumnya.

Baca juga :   Upaya Atasi Kekeringan, Pemkab Bojonegoro Bangun 64 Sarana Air Bersih HIPPAM

Bukan hanya itu, kata Bupati Anna, Pemkab juga terus berupaya memberikan perhatian khusus kepada warga Bojonegoro yang masih berada dalam kondisi kekurangan, di antaranya melalui program “Rantang Kasih Moe” sebagai wujud perhatian peningkatan gizi para lansia di Kabupaten Bojonegor0.

Usai salat Idul Adha, Bupati Anna juga menyerahkan hewan kurban di Masjid Agung Darussalam yang harapannya dibagikan kepada warga Bojonegoro yang membutuhkan. Hewan kurban tersebut diterima langsung Ketua Takmir Masjid Agung Darussalam, KH Maimun Syafi’i. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *